Bersiap menyambut Juru Selamat ( 19 Desember 2025 )

Renungan hari ini dari bacaan Hakim-hakim 13:2-7. 24-25a; Lukas 1:5-25 .“Ia tidak akan minum anggur atau minuman keras. Ia akan penuh dengan Roh Kudus sejak dari rahim ibunya” (Luk. 1:15).

Berita akan lahirnya seorang anak, biasanya menjadi kabar sukacita bagi keluarga, terutama yang telah lama mengharapkannya. Seringkali anak dipandang sebagai berkat dari Tuhan. Kitab Suci juga mencatat bahwa peristiwa kelahiran anak, menjadi tanda pemenuhan janji pertolongan dan keselamatan Tuhan bagi umat-Nya. Kedua bacaan hari ini, mengisahkan malaikat Tuhan menyampaikan kabar sukacita itu kepada pasangan yang telah lama tidak bisa memiliki anak, karena sang istri mandul (Hak. 13:2; Luk. 1:7). Anak dari kedua pasangan ini, menjadi tanda bahwa Tuhan peduli dan hadir dalam kehidupan umat-Nya.  

Manoah orang Zora keturunan Dan, bersama pasangannya, hidup semasa orang Israel belum memiliki kerajaan. Saat itu setiap orang melakukan apa yang benar menurut pandangannya sendiri (Hak. 21:25). Orang Israel tidak hidup benar di hadapan Tuhan, sehingga Allah membiarkannya ditindas orang Filistin, empat puluh tahun lamanya. Namun, Tuhan bermaksud untuk menjadikan Simson, putra Manoah sebagai alat-Nya, yang akan menyelamatkan orang Israel (bdk. Hak. 13:1-5.24). Tetapi, sang calon ibu, harus mempersiapkan dirinya terlebih dahulu. Ia tidak boleh makan apa pun yang berasal dari pokok anggur, tidak minum anggur atau minuman keras dan tidak makan apa pun yang najis. Ia harus berpegang pada semua yang diperintahkan Tuhan kepadanya (bdk. Hak. 13:4.7a.14). Karena anak yang akan dikandung dan dilahirkannya akan menjadi seorang nazir Allah, kepalanya tidak akan kena pisau cukur (Hak. 13:5.7b). Saat mempersembahkan kurban bakaran, Manoah dan istrinya menyaksikan Malaikat TUHAN ikut naik dalam nyala api mezbah ke langit, mereka pun sujud dengan mukanya sampai ke tanah (Hak. 13:20). 

Pasangan imam Zakharia dan Elisabet, hidup semasa kerajaan Daud sudah tidak ada lagi dan orang Israel berada di bawah kekuasaan kekaisaran Romawi. Pasangan ini hidup benar di hadapan Allah dan menuruti segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercela (Luk. 1:6). Tetapi, orang Israel telah lama terpapar kepercayaan asing dan budaya Roman-Helenistik. Tuhan menghendaki pertobatan orang Israel. Yohanes anak Zakharia, akan dipenuhi oleh Roh Kudus sejak dari Rahim ibunya dan akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka. Kelahiran Yohanes akan mendatangkan sukacita bagi Zakharia dan orang banyak.  Ia akan besar di hadapan Tuhan. Ia tidak akan minum anggur atau minuman keras (Luk. 1:14-15a).  Ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia, untuk membuat hati para bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang benar. Ia mempersiapkan suatu umat yang siap sedia bagi Tuhan (Luk. 1:15b-17; bdk. Mal. 4:5-6). Namun, karena pada awalnya Zakharia tidak percaya kepada perkataan malaikat yang menampakkan diri dalam Bait Suci, ia menjadi bisu sampai segalanya terjadi (bdk. Luk. 1:20)

Minggu ini umat Katolik memasuki akhir masa Adven, yaitu masa persiapan menyambut hari Natal, sebagai peringatan kelahiran Yesus. Tiap minggu sebuah lilin dinyalakan sebagai penanda tiap minggu yang dilalui. Sebagai persiapan dan pertobatan, umat melaksanakan berbagai kegiatan dan renungan. Kebetulan tema renungan kali ini, mengenai pemberdayaan orang lanjut usia. Usia orang tua Yohanes Pembaptis, sudah lanjut  ketika menerima kabar malaikat. Mereka turut berperan dalam mempersiapkan putranya, untuk melaksanakan tugas dari Tuhan. Semoga dalam usia senja dan segala keterbatasannya, orang lanjut usia tetap setia dalam iman dan selalu dapat menemukan makna hidupnya. Semoga anak-anak kristiani senantiasa menjadi sukacita bagi orang tua, keluarga dan orang banyak. Semoga luka-luka hati dipulihkan dan konflik didamaikan.  Semoga banyak hati tergerak untuk ikut serta dalam tugas perutusan Kerajaan Allah. Semoga damai sejahtera menyelimuti bumi, dalam memperingati hari kelahiran Yesus Kristus, Sang Juru Selamat. Amin.

Penulis

7 Responses

  1. hello there and thank you for your information – I’ve definitely picked up something new from right here. I did however expertise some technical issues using this web site, as I experienced to reload the web site many times previous to I could get it to load properly. I had been wondering if your hosting is OK? Not that I am complaining, but sluggish loading instances times will very frequently affect your placement in google and can damage your quality score if ads and marketing with Adwords. Anyway I’m adding this RSS to my e-mail and can look out for a lot more of your respective exciting content. Make sure you update this again very soon..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *