SALIB ADALAH POHON KEHIDUPAN ( 8 Mei 2026 )

Renungan hari ini dari bacaan Kisah Para Rasul 15:22-31; Yohanes 15:12-17
“Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Jika biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja. Namun, jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah” (Yoh. 12:24).

Tuhan memerintahkan, menganugerahi, dan memilih kita untuk menghasilkan buah yang berlimpah (Yoh. 15:5) dan kekal (Yoh. 15:16). Ini berarti bahwa kita dipilih untuk memimpin banyak orang kepada komitmen total kepada Tuhan dan untuk memuridkan mereka begitu dalam sehingga mereka akan bertekun dalam komitmen mereka. Hal ini ditegaskan oleh Yesus dalam bacaan Injil Yohanes hari ini: “Akulah yang memilih kamu untuk pergi dan menghasilkan buah” (Yoh. 15:16).

Kita menghasilkan buah yang berlimpah dan kekal ini bukan dengan kekuatan atau usaha kita sendiri, tetapi dengan tinggal di dalam Tuhan dan membiarkan Dia tinggal di dalam kita (Yoh. 15:5). Kita menghasilkan buah yang berlimpah dan kekal baik dengan menjadi hamba Yesus yang taat kepada-Nya bahkan ketika tidak mengerti Dia, maupun dengan menjadi sahabat Yesus yang mengetahui apa yang dilakukan Guru kita (Yoh. 15:15). Kita menghasilkan buah dengan membiarkan Tuhan membersihkan kita melalui Firman-Nya (Yoh. 15:2-3). Pada akhirnya, kita menghasilkan buah yang berlimpah dan berkualitas dengan saling mengasihi, bahkan sampai mengorbankan nyawa kita satu sama lain (Yoh. 15:13). Kita menghasilkan buah dengan menyangkal diri kita sendiri, memikul salib setiap hari, dan mengikuti Yesus (Luk. 9:23). Yesus menyatakan: “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Jika biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja. Namun, jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah” (Yoh. 12:24).

Salib adalah pohon kehidupan yang menghasilkan buah yang berlimpah. Mari kita semua sama-sama berusaha dan berjuang untuk memikul salib kehidupan kita masing-masing. Karena saatnya akan tiba nanti ketika kita menghasilkan buah yang berlimpah untuk hidup yang kekal.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *