Percaya kepada Allah ( 12 Juli 2025 )

Renungan hari ini dari bacaan Kitab Kejadian 49:29-32; 50:15-26a dan Injil Matius 10:24-33. “Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit” (Mat. 10:31).

Tuhan menyampaikan janji kepada Abraham bahwa Ia akan memberikan suatu negeri kepadanya, menjadikan Abraham bangsa yang besar dan memberkati orang-orang yang memberkati dia dan semua bangsa di bumi akan mendapat berkat (Kej. 12:1-3). Selanjutnya dalam Kej. 50:20 Yusuf menyadarkan saudara-saudaranya bahwa dalam perbuatan negatif pun Tuhan bisa melaksanakan rencana besar-Nya: “Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar”. Demikian Yusuf menghibur hati saudara-saudaranya agar jangan tenggelam dalam kesedihan karena telah melakukan hal buruk terhadap Yusuf. Allah sedang bekerja dalam sejarah manusia dan bisa mendatangkan hal-hal baik bahkan ketika orang sedang melakukan sesuatu yang buruk

            Sampai saat ini kita merasakan kabar sukacita yang menyadarkan kita betapa Tuhan peduli pada kita dengan anugerah yang kita terima setiap hari. Ibarat burung-burung kecil dirawat Tuhan, demikian kita dirawat-Nya. Tuhan juga memastikan bahwa seluruh ciptaan memiliki apa yang dibutuhkan untuk bisa bergerak maju setiap waktu dalam hidup ini. Dia juga menempatkan kita sebagai raja atas ciptaan, kita yang segambar dan serupa dengan-Nya, dan mengatakan kepada kita, “Jangan takut karena kamu lebih berharga dari banyak burung pipit” (Mat. 10: 31)

            Kita dipanggil untuk mewartakan Injil secara terbuka melalui pengalaman akan kehadiran Tuhan dalam kehidupan kita dengan penuh ketenangan, keyakinan, dan kreativitas. Oleh karena itu, panggilan ini bukan milik kita, karena semua karya yang kita wartakan menjadi milik-Nya dan Dia akan bertanggung jawab untuk menjaga kita selalu.

Ada beberapa pesan yang bisa kita petik untuk hidup kita dalam mewartakan Injil secara terbuka. Pertama, Tuhan selalu ada untuk kita. Kedua, dalam mewartakan kasih Tuhan sering terdapat kendala seperti ketakutan atau kejenuhan. Ketika mengalami ketakutan-ketakutan seperti itu, sepatutnya kita tidak berjuang dengan mengandalkan kekuatan diri semata, melainkan selalu ingat pesan Yesus: “Janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit” (Mat. 10:31). Pesan ini akan mendorong dan memberanikan kita menyerahkan dan memarahkan kepada Tuhan apa yang menjadi ketakutan dan kecemasan kita serta memberi keyakinan bahwa bersama Dia kita akan menemukan jalan keluar yang terbaik. Semoga kita dapat menghayati secara intens ajakan Yesus ini dan terus mengimani bahwa Dia adalah Tuhan atas sejarah dan satu-satunya Penyelamat Dunia.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *