Tuhan Yesus Mencelikkan Mata Rohani Kita ( 5 Desember 2025 )

Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 29 : 17 – 24; Matius 9 : 27 – 31.“Pada waktu itu, orang tuli akan mendengar kata-kata sebuah kitab, dan terlepas dari kekelaman dan kegelapan, mata orang buta akan melihat”  (Yesaya 29:18)

Mata adalah pelita tubuh…..” (Matius 6:22). Melalui mata yang sehat kita dapat melihat apa pun yang ada di dunia. Informasi yang ditangkap dari mata  akan dikirim ke otak dan otak akan mengolah informasi tersebut, sehingga kita dapat merasakan keindahan alam dari mata kita. Namun, jika yang ditangkap oleh mata kita adalah peristiwa yang menyedihkan, kita pun akan merasakan kesedihan. Demikianlah mata menjadi salah satu anggota tubuh kita yang sangat penting. Kita harus dapat menggunakan mata kita dengan bijak, melihat hal-hal baik agar informasi yang diolah oleh otak kita adalah hal-hal yang baik pula.

Nabi Yesaya telah bernubuat bahwa pada saatnya nanti bangsa Israel akan dapat merasakan rancangan baik Tuhan, yaitu menjadikan segala sesuatu menjadi baik. Tuhan akan memulihkan dunia yang sudah dirusak oleh dosa manusia, dengan cara menyadarkan manusia bahwa Allah adalah yang berkuasa, yang menjadikan dunia baik adanya. Walau kondisi dunia sudah rusak dan hubungan manusia dengan Allah terputus karena ulah dosa manusia, Allah menghendaki terjadi pemulihan hubungan tersebut melalui pengorbanan Tuhan Yesus.

Pada saat itu berkali-kali utusan Allah (Nabi) mewartakan tentang pertobatan kepada bangsa Israel, namun tidak pernah ditanggapi. Mereka tetap tegar tengkuk melakukan hal-hal buruk yang melawan Allah. Jika bangsa Israel mau menggunakan mata rohani mereka untuk melihat apa yang sudah Allah kerjakan untuk menyelamatkan bangsa Israel, pastilah mereka bertobat serta memuliakan nama Allah.

Injil Matius 9: 29-30 menulis bahwa Tuhan Yesus menyembuhkan mata orang buta. Dalam ayat tersebut diungkapkan Tuhan Yesus tidak sekedar mencelikkan mata jasmani mereka, melainkan juga mencelikkan mata rohani mereka. Mereka lebih dahulu percaya bahwa Tuhan Yesus mampu dan berkenan menyembuhkan mata mereka. Iman merekalah yang menjadi dasar Tuhan Yesus menyembuhkan mata mereka.

Saat ini kita tidak dapat melihat fisik Tuhan Yesus, namun melalui mata rohani, kita telah melihat dan percaya bahwa Dia adalah Juru Selamat kita. Dia telah mati menebus dosa kita, bangkit, dan naik ke surga untuk menyediakan tempat bagi kita.

Iman dari mata rohani kita dapat melihat dan merasakan kasih Allah, serta menumbuhkan pengharapan akan janji Tuhan Yesus bahwa Ia akan membawa kita ke surga bersama-Nya. 

Kita gunakan mata rohani kita untuk melihat hal-hal baik, melihat penderitaan orang-orang miskin dan yang sakit, lalu kita berikan pertolongan.

Penulis

satu Respon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *