# Loving The Truth > Bible Learning ## Posts - [Percaya dan Memberi Kesaksian tentang Yesus ( 17 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/percaya-dan-memberi-kesaksian-tentang-yesus-17-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kisah Para Rasul 5: 34-42; Yohanes 6: 1-15“Rasul-rasul itu meninggalkan sidah Mahkamah Agama dengan sukacita, karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena nama Yesus” (Kis. 5:41). Percaya kepada Tuhan Yesus Kristus dan kepada janji keselamatan-Nya yang kekal adalah anugerah. Bagi para rasul, pengalaman hidup bersama Yesus serta menjadi saksi atas mukjizat-mukjizat keilahian-Nya membawa perubahan arah hidup yang sangat mendalam. Setelah mereka menyaksikan peristiwa-peristiwa besar – Yesus disalibkan, bangkit dari antara orang mati, naik ke surga, dan berjanji akan datang kembali – semua itu menjadi dorongan yang kuat bagi mereka untuk memberitakan kabar keselamatan, […] - [Hidup oleh Roh dan Taat kepada Allah ( 16 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/artikel/hidup-oleh-roh-dan-taat-kepada-allah-16-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kisah Para Rasul 5:27-33; Yohanes 3:31-36 “Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas” (Yoh. 3:34). Dalam perjalanan hidup kita hari-hari ini, banyak orang merasakan beban yang semakin berat. Tidak hanya di negeri kita, tetapi di seluruh dunia, orang bergumul dengan kesulitan ekonomi, harga kebutuhan yang terus naik, serta situasi global yang tidak menentu. Konflik dan perang terjadi di berbagai tempat, sering kali dipicu oleh ambisi kekuasaan para pemimpin yang lebih mementingkan kepentingan diri dan kelompok daripada kesejahteraan manusia. Bahkan, bayang-bayang kehancuran besar seperti perang nuklir pun […] - [Begitu Besar Kasih Allah ( 15 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/begitu-besar-kasih-allah-15-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kisah Para Rasul 5:17-26; Yohanes 3:16-21“ Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”(Yoh. 3:16) Sabda Tuhan hari ini sungguh sangat berkesan. Ayat emas di atas memberikan jejak yang jelas bahwa Allah sungguh mengasihi dunia. Kasih itu bukan sekadar kata-kata, melainkan nyata dalam tindakan: Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, dengan harapan supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan memperoleh hidup yang kekal.Kebenaran ini muncul dalam percakapan yang sangat penting antara Yesus dan Nikodemus […] - [DILAHIRKAN KEMBALI ( 14 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/artikel/dilahirkan-kembali-14-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kisah Para Rasul 4:32-37; Yohanes 3:7b-15.“Jangan heran jika Aku berkata kepadamu bahwa kamu semua harus dilahirkan dari atas” (Yoh. 3:7). Nikodemus adalah anggota Sanhedrin, Mahkamah Agung bangsa Yahudi (Yoh. 3:1). Ia memegang “jabatan guru Israel” (Yoh. 3:10). Ia memaham hukum dan dihormati banyak orang. Namun, ketika berhadapan dengan Yesus, ia kebingungan. Ia tidak mengerti bahwa orang harus “dilahirkan kembali” (Yoh. 3:4), harus “dilahirkan dari atas” (Yoh. 3:3), dan dapat “dilahirkan dari air dan Roh” (Yoh. 3:5). Dengan kata lain, sekalipun memiliki pengetahuan dan kedudukan rohani, ia belum memahami kebutuhan terdalam manusia akan pembaruan hidup dari […] - [Lahir Baru untuk Hidup yang Baru ( 13 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/lahir-baru-untuk-hidup-yang-baru-13-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yohanes 3:1-8 & Kisah Para Rasul 4:23-31. Kelahiran seorang anak adalah peristiwa yang penuh keajaiban sekaligus ketegangan. Saat bayi keluar dari rahim ibunya, ia meninggalkan dunia yang sempit, gelap, dan aman menuju dunia yang luas, terang, namun penuh tantangan. Ada tangisan pertama yang menandakan paru-parunya mulai bekerja menghirup oksigen dunia ini. Namun, kelahiran fisik hanyalah awal. Seorang anak harus bertumbuh agar tidak hanya sekadar “ada”, tetapi “hidup” dengan penuh arti.Dalam Injil hari ini, Nikodemus—seorang penguasa Yahudi yang terhormat—datang menemui Yesus di kegelapan malam. Ia mencari kebenaran, dan Yesus memberinya jawaban yang mengejutkan: “Aku berkata kepadamu, […] - [Dari Ragu menjadi Percaya ( 12 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/dari-ragu-menjadi-percaya-12-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kisah Para Rasul 2:42-47; Yohanes 20:19-31Tujuan: menyadari Tuhan hadir ditengah ketakutan dan keraguan kita“Kata Yesus kepadanya, ‘Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah orang yang tidak melihat, namun percaya’” (Yoh. 20;29). Pernahkah kita merasa takut atau ragu dalam hidup? Seperti para murid yang mengunci diri karena takut, atau seperti Tomas yang tidak percaya sebelum melihat. Seringkali kita juga seperti itu, bukan? Kita mengunci pintu hati kita rapat-rapat karena trauma, kegagalan, atau rasa takut akan masa depan yang membuat kita ragu dan tidak percaya pada Tuhan. Ada dua suasana hati yang sangat manusiawi yaitu […] - [Bonekkah Aku? ( 11 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/bonekkah-aku-10-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kis 4:13-21; Markus 16:9-15. Bonek (bondho nekat) merupakan ciri pendukung dan penyemangat klub sepakbola Persebaya yang mempunyai loyalitas dan totalitas dalam mendukung Persebaya. Ini merupakan kelompok pendukung klub sepakbola terbesar di Indonesia. Ciri loyalitas dan totalitas mereka membuat istilah ini popular. Apakah kita juga bonek-nya Yesus? Membaca Injil hari ini (Mrk. 16:9-15) membuat kita dapat membayangkan pergulatan Yesus sebelum meninggalkan murid-murid-Nya. Lha…. Kita yang cucu ke sekian angkatan itu bagaimana? Apakah kita boneknya Yesus? Kedua perikop (Kis. 4:13-21 dan Mrk. 16:9-15) dari sisi kronologis zaman dulu idealnya dibaca terbalik urutannya. Kita perlu membaca perikop Injil […] - [Dari Kekosongan Menuju Pemulihan dalam Kristus ( 10 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/artikel/dari-kekosongan-menuju-pemulihan-dalam-kristus-10-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kisah Para Rasul 4:1-12; Yohanes 21:1-14“Tebarkanlah jalanmu di sebelah kanan perahu, maka kamu akan mendapatnya.” (Yoh. 21:6) Pagi itu aku bangun dengan hati yang berat. Aarm berbunyi, tetapi jiwa terasa belum siap menjalani hari. Tugas menumpuk, tuntutan hidup terus berjalan, dan di tengah kesibukan itu terselip sebuah ruang kosong yang sulit dijelaskan. Aku tersenyum, bahkan tertawa, tetapi hanya di permukaan. Di kedalaman hati, ada pertanyaan yang terus bergema: Untuk apa semua ini? Apakah semua usaha dan kerja keras ini sungguh bermakna? Kekosongan seperti ini mungkin juga bukan sesuatu yang asing dalam hidup manusia modern. Pengalaman […] - [Bertobat dan Diutus Membawa Damai ( 9 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/bertobat-dan-diutus-membawa-damai-9-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kisah Para Rasul 3:11-26; Lukas 24:35-48. “Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan.” (Kis 3:19) “Sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Luk. 24:36 ) Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering berada dalam posisi seperti orang banyak dalam Kisah Para Rasul: kita takjub melihat karya Tuhan, bahkan bersukacita atas mukjizat dan pertolongan-Nya, tetapi belum sungguh memahami makna terdalamnya. Kita mudah terpukau pada hasil -kesembuhan, keberhasilan, atau pertolongan nyata – namun sering lupa bahwa semuanya berasal dari Allah dan terarah pada misi keselamatan yang […] - [Mengikut Yesus tetapi tidak mengenal Kristus ( 8 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/mengikut-yesus-tetapi-tidak-mengenal-kristus-8-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kisah Para Rasul 3:1-10; Lukas 24:13-35.Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka. Ketika itu terbukalah mata mereka dan merekapun mengenal Dia (Luk. 24:30-3 Setelah Yesus disalib, mati dan dikuburkan, para pengikut-Nya kehilangan harapan. Mengapa demikian? Karena mereka tidak mengerti bahwa Yesus akan bangkit, mereka lupa walaupun Yesus pernah mengatakannya. Mereka menjadi murid Yesus, dan mendengar pengajaran-Nya, tetapi mereka tidak memahami semua pesan-Nya, dan pola pikir mereka belum berubah dari konsep mereka yang lama. Mereka masih berharap bahwa Yesus akan menjadi raja mesias yang menaklukkan penjajahan […] - [Perjumpaan Pribadi Dengan Yesus Yang Bangkit ( 7 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/perjumpaan-pribadi-dengan-yesus-yang-bangkit-7-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kisah Para Rasul 2:36-41; Yohanes 20:11-18. Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!” (Yoh. 20:18) Injil hari ini menghadirkan kisah yang sangat manusiawi sekaligus mengharukan: perjumpaan Maria Magdalena dengan Yesus yang bangkit. Pada hari pertama setelah Sabat, pagi-pagi benar Maria Magdalena datang ke kubur dengan hati yang hancur. Ia kehilangan Pribadi yang sangat ia kasihi, Dia yang telah membebaskannya dari kuasa tujuh roh jahat dan memberinya hidup baru. Sejak saat itu, Maria setia mengikuti Yesus, bahkan hingga berdiri di bawah salib-Nya. Kesedihan Maria bukanlah kesedihan yang dangkal, melainkan kesedihan seorang yang […] - [Menjadi Saksi Kebangkitan di Tengah Hoaks ( 6 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/menjadi-saksi-kebangkitan-di-tengah-hoaks-6-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kisah Para Rasul 2:14.22-32; Matius 28:8-15.“Kamu harus mengatakan bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur” (Mat. 28:13). Seorang ibu di sebuah mal di Semarang panik mencari anaknya yang tersesat di tengah keramaian. Hatinya dipenuhi ketakutan dan kecemasan. Ia membayangkan kemungkinan terburuk, sambil terus memanggil nama anaknya dan berdoa kepada Bunda Maria. Setelah hampir satu jam, tiba-tiba dari sudut toko mainan, anak itu berlari menghampirinya. Sang ibu memeluknya erat. keputusasaannya berubah menjadi sukacita dalam sekejap. Pengalaman ini membantu kita memahami Injil hari ini. Para perempuan yang datang ke makam Yesus juga mengalami perasaan […] - [Menjadi saksi Kristus ( 5 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/menjadi-saksi-kristus-5-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kisah Para Rasul 10:34a. 37-43; Yohanes 20:1-9.  “Tentang Dialah semua nabi bersaksi bahwa siapa saja yang percaya kepada-Nya, akan mendapat pengampunan dosa melalui nama-Nya”  (Kis. 10:43). Pada hari ketiga setelah Yesus wafat, pagi-pagi benar Maria Magdalena pergi ke Yesus dan mendapati batu penutup pintu kubur sudah tidak di tempatnya. Karena mengira tubuh Yesus telah diambil orang, ia segera menemui Petrus dan murid yang dikasihi Yesus. Keduanya langsung berlari ke kubur. Murid yang dikasihi Yesus tiba lebih dulu, lalu menjenguk ke dalam, tetapi tidak langsung masuk. Ia memberi kesempatan kepada Petrus untuk masuk terlebih dulu. Sikap ini […] - [Dari Sunyi ke Sukacita: Fajar Kebangkitan di Tengah Keheningan Sabtu Suci ( 4 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/dari-sunyi-ke-sukacita-fajar-kebangkitan-di-tengah-keheningan-sabtu-suci-4-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan injil Mat 28:1-10. “Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya.” (Matius 28:6) Sabtu Suci adalah hari yang penuh keheningan, suatu jeda di antara penderitaan Jumat Agung dan kemuliaan Paskah. Pada hari ini, Gereja merenungkan Yesus yang terbaring dalam kubur, sementara dunia seolah menahan napas dalam duka dan harapan yang belum pasti. Injil Matius membawa kita masuk ke dalam suasana peralihan dari gelap menuju terang, dari kesedihan menuju sukacita. Maria Magdalena dan Maria yang lain pergi ke kubur bukan dengan harapan akan kebangkitan, melainkan dengan hati yang masih diliputi […] - [Jalan Salib sebagai Jalan Kasih dan Kehidupan ( 3 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/jalan-salib-sebagai-jalan-kasih-dan-kehidupan-3-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 52:13–53:12; Yohanes 18:1–19:42. Di hadapan salib Kristus, banyak orang bertanya: mengapa Allah memilih jalan penderitaan untuk menyelamatkan manusia? Bukankah Ia Mahakuasa? Mengapa tidak cukup dengan satu sabda: “Dosamu telah diampuni,” dan semuanya selesai? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu melihatnya dalam terang iman dan keseluruhan karya keselamatan Allah dalam sejarah. Sejak awal, dalam tradisi Israel, penebusan selalu terkait dengan pengorbanan. Pada Hari Raya Pendamaian (Yom Kippur), dosa umat secara simbolis dipindahkan ke kambing yang kemudian diusir ke padang gurun. Demikian pula dalam perayaan Paskah: darah anak domba yang dibubuhkan pada pintu rumah menjadi tanda […] - [Pergumulan di tengah Ketaatan ( 2 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/pergumulan-di-tengah-ketaatan-2-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Keluaran 12:1-8; Yohanes 13:1-15“Jadi, jikalau Aku, Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu, kamu pun wajib saling membasuh kakimu” (Yoh. 13:14). Ketaatan sering kali dipahami sebagai sesuatu langkah yang sederhana, seolah-olah ketika seseorang memilih untuk taat kepada Tuhan, maka jalannya akan menjadi lebih mudah. Namun, kenyataannya, ketaatan justru kerap membawa seseorang masuk ke dalam badai pergumulan batin yang tidak sederhana. Bacaan dalam Keluaran 12:1-8 dan Yohanes 13:1-15 memperlihatkan bahwa di balik setiap tindakan taat, ada pergulatan iman yang dalam, pergumulan yang sangat manusiawi. Bayangkan bangsa Israel pada malam Paskah pertama. Mereka hidup dalam tekanan sebagai bangsa yang […] - [Ketaatan & Penghianatan ( 1 April 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/ketaatan-penghianatan-1-april-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 50:4-9a dan Matius 26:14-25. “Tuhan ALLAH menolong aku; sebab itu aku tidak mendapat noda, sebab itu aku meneguhkan hatiku seperti batu, dan aku tahu bahwa aku tidak akan mendapat malu.”(Yesaya 50:7) Ketika merenungkan dua bacaan ini, khususnya pada Rabu Pekan Suci, kita melihat sosok Hamba Tuhan yang sempurna, Yesus, yang menunjukkan ketaatan total kepada Bapa. Ia setia mendengarkan suara Bapa, tidak memberontak, bahkan ketika harus menghadapi penderitaan: cambukan, ludah, dan penghinaan. Ia tetap teguh karena percaya bahwa Allah membenarkan-Nya. Di sisi lain, ada Yudas, seorang murid yang begitu dekat dengan Yesus, tetapi memilih jalan […] - [Overthinking atau Berbuah Lebat? ( 31 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/overthinking-atau-berbuah-lebat-31-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 49:1-6; Yohanes 13:21-33. 33-38. “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Salah seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku” (Yoh. 13:21). Masa Pekan Suci sedang kita jalani. Kedua perikop hari ini mengantar kita masuk lebih dalam ke dalam makna perjalanan iman sebagai pengikut Kristus di zaman sekarang. Keduanya melanjutkan dan menguatkan pesan hari-hari sebelumnya: tentang panggilan, pergulatan, dan kesetiaan dalam mengikuti Tuhan. Dalam bacaan pertama (Yesaya 49:1-6), kita mendengar bagian dari Deutero-Yesaya (Yes. 40–55), yang lahir di tengah situasi kehancuran dan pembuangan umat Israel. Di tengah kegelapan itu, justru muncul suara pengharapan. Nabi Yesaya menyadari panggilannya sejak awal […] - [Yesus, Hamba Tuhan yang Dimuliakan ( 30 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/yesus-hamba-tuhan-yang-dimuliakan-30-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 42: 1-7; Yohanes 12: 1-11. “Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku; sebab orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada padamu.” Seorang perawat di sebuah rumah sakit bercerita tentang seorang pasien tua yang telah lama dirawat karena sakit berat. Banyak orang datang menjenguk, tetapi kebanyakan hanya sebentar lalu pergi. Suatu hari, anak perempuannya datang membawa sebotol kecil minyak wangi. Ia duduk di samping tempat tidur ayahnya, mengusap tangannya perlahan sambil berkata, “Ayah sudah banyak berkorban untuk kami.” Ia kemudian mengoleskan sedikit minyak wangi itu di tangan ayahnya. Aroma lembut […] - [Menemani Yesus di Getsemani ( 29 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/menemani-yesus-di-getsemani-29-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 50:4-7; Matius 26:14-27:66. Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini berlalu dari hadapan-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki” (Mat. 26:39). Ada kontras yang begitu tajam dalam kisah sengsara Yesus. Dia yang sebelumnya tampil penuh kuasa – menyembuhkan orang sakit, meredakan badai, dan menguatkan para murid agar tidak takut – kini berdiri dalam kerapuhan yang mendalam. Di taman Getsemani, Ia mengaku, “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya” (Mat. 26:38). Apa yang membuat-Nya begitu tertekan? Jawabannya adalah “cawan” itu. Cawan bukan sekadar simbol penderitaan fisik, tetapi juga gambaran beban […] - [TUHAN MENGUMPULKAN DAN MEMPERSATUKAN ( 28 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/tuhan-mengumpulkan-dan-mempersatukan-28-maret-2026/): renungan hari ini dari bacaan Yehezkiel 37:21–28; Yohanes 11:45–56“Aku akan menjadikan mereka satu bangsa di tanah mereka, di atas gunung-gunung Israel, satu raja memerintah mereka seluruhnya”  (Yeh. 37:22) Allah adalah Bapa yang penuh kasih, yang tidak pernah rela melihat anak-anak-Nya hidup tercerai-berai. Sejak zaman para nabi, seperti yang diwartakan dalam kitab Yehezkiel, Tuhan telah menyatakan kerinduan-Nya untuk mengumpulkan umat-Nya yang tercerai-berai dan menjadikan mereka satu bangsa yang dipersatukan dalam damai dan kesetiaan. Janji itu tidak berhenti sebagai nubuat, melainkan mencapai kepenuhannya dalam diri Yesus Kristus. Dalam Injil Yohanes kita melihat bahwa bahkan di tengah penolakan dan rencana jahat manusia, Allah […] - [Setia Melayani Walau Menghadapi Tekanan ( 27 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/setia-melayani-walau-menghadapi-tekanan-27-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan : Yeremia 20:10-13; Yohanes 10:31-42“Menyanyilah untuk TUHAN, pujilah TUHAN! Sebab, Ia telah melepaskan nyawa orang miskin dari tangan orang-orang yang berbuat jahat (Yer. 20:13). Dalam mengikut dan melayani Tuhan, tidak semua langkah ketaatan akan disambut dengan penerimaan oleh orang-orang di sekitar kita. Justru sering kali, ketika kita berusaha hidup benar atau menyampaikan kebenaran, kita harus menghadapi penolakan, tekanan, bahkan ancaman. Inilah realitas yang dialami oleh nabi Yeremia dalam Yeremia 20:10–13, dan juga oleh Yesus dalam Yohanes 10:31–42. Namun, baik nabi Yeremia maupun Yesus Kristus tetap teguh dan setia kepada panggilan, meskipun mereka menghadapi situasi yang […] - [HIDUP DALAM PERJANJIAN ( 26 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/hidup-dalam-perjanjian-26-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kej 17:3-9 dan injil Yoh 8:51-59. “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun” (Kej 17:9) Bayangkan kita memiliki sebuah sertifikat tanah yang sangat tua yang ditandatangani oleh kakek buyut kita puluhan tahun lalu. Meskipun kakek buyut kita sudah tiada sertifikat itu tetap berlaku dan sah secara hukum karena itu adalah sebuah dokumen perjanjian yang mengikat yang menjamin hak milik bagi kita, asalkan sertifikat itu tidak hilang dan kita mengikuti ketentuan hukumnya. Dalam Kejadian 17, Allah membuat perjanjian dengan Abram. Allah memberikan “sertifikat perjanjian” kepada Abram yang isinya bukan sekedar tanah fisik tapi […] - [Ketika ‘Ya’ Sederhana Menghadirkan Karya Besar Allah ( 25 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/artikel/ketika-ya-sederhana-menghadirkan-karya-besar-allah-25-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 7:10–14; 8:10; Lukas 1:26–38.“Aku ini hamba Tuhan. Jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” (Lukas 1:38) Kabar yang disampaikan malaikat Gabriel kepada Maria di Nazaret menandai awal penggenapan rencana besar Allah: keselamatan bagi umat manusia. Seorang perawan sederhana, yang bertunangan dengan Yusuf dari keluarga Daud, dipilih untuk mengandung dan melahirkan Sang Mesias. Apakah kabar ini bisa merupakan suatu kabar sukacita bagi Maria? Secara manusiawi, kabar kehamilan dan mempunyai anak bukan hanya mengejutkan, tetapi juga berisiko bagi masa depan dan reputasinya. Sebab, ia masih perawan dan belum menikah, melainkan baru sebagai tunangan Yusuf. Reaksi Maria sangat jujur […] - [Dia yang Ditinggikan Allah ( 24 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/dia-yang-ditinggikan-allah-24-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan :  Bilangan 21:4-9; Yohanes 8:21-30“Jikalau kamu tidak percaya bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu” (Yoh. 8:24). Tuhan menjawab doa dan mengabulkan permohonan umat-Nya dengan cara-Nya sendiri, yang kadang tidak mudah dipahami manusia. Bangsa Israel meratapi penindasan di Mesir, dan Tuhan menjawab dengan membebaskan mereka melalui Musa. Namun, perjalanan di padang gurun ternyata penuh kesulitan: kekurangan air dan makanan, ancaman musuh, serta jalan yang berliku. Ketika sampai di Gunung Hor, mereka sudah dekat dengan tanah tujuan, tetapi harus memutar karena ditolak oleh Edom. Situasi ini memicu kekecewaan. Bangsa Israel mulai bersungut-sungut, melawan Allah dan […] - [Dari Batu Penghakiman Menuju Rahmat Pertobatan ( 23 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/artikel/dari-batu-penghakiman-menuju-rahmat-pertobatan-23-maret-2026/): Rrenungan hari ini dari bacaan Yoh 8:1-11Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” (Yoh 8:7) Perikop Injil ini memperlihatkan sebuah kontras yang tajam antara sikap manusia yang cenderung menghakimi dan sikap Yesus yang penuh belas kasih. Di tengah keramaian Bait Allah, seorang perempuan yang tertangkap dalam dosa dibawa dan ditempatkan di hadapan banyak orang. Ia menjadi objek penghakiman publik, simbol dari kelemahan manusia yang dengan mudah disorot dan dipermalukan. Ahli Taurat dan orang Farisi tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga mencoba menjebak Yesus. Situasi ini menunjukkan bahwa dosa sering dijadikan alat untuk […] - [Yesus Sumber Kehidupan ( 22 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/yesus-sumber-kehidupan-22-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yehezkiel 37:12-14; Yohanes 11:1-45 “Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali dan Aku akan menempatkan kamu di tanahmu” (Yeh. 37:14). Dalam perjalanan hidup, manusia sering kali dihadapkan pada situasi yang terasa seperti “lembah tulang-tulang kering”: kering, tanpa harapan, dan seolah tidak ada kehidupan. Yehezkiel 37:12-14 menggambarkan bagaimana Tuhan berjanji membuka kubur umat-Nya dan menghidupkan mereka kembali. Ini bukan hanya sekadar gambaran fisik, melainkan juga rohani: Tuhan sanggup memulihkan hati yang hancur, iman yang lemah, dan hidup yang terasa mati.Banyak orang mencoba mencari sumber kehidupan dari hal-hal duniawi: kekayaan, relasi, jabatan, atau pencapaian […] - [Menjadi Saksi Kristus di Tengah Permasalahan ( 21 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/menjadi-saksi-kristus-di-tengah-permasalahan-21-maret-2026/): renungan hari ini dari bacaan Yeremia 11:18-20; Yohanes 7:40-53. “Namun, ya TUHAN Semesta Alam, yang menghakimi dengan adil,menguji batin dan hati,Biarlah aku melihat pembalasan-Mu terhadap mereka,Sebab kepada-Mulah kubuka perkaraku. (Yer. 11:18)  Dalam kisah Yeremia, kita melihat ketulusannya yang tetap setia meski dikhianati oleh orang-orang terdekat. Ia menghadapi ancaman, penolakan, bahkan rencana jahat terhadap dirinya. Namun, ia tidak melawan dengan amarah atau membalas kejahatan dengan kejahatan. Sebaliknya, ia memilih berserah: “Kepada-Mulah kubuka perkaraku.” (Yer. 11:20b). Sikap ini tampak sederhana, tetapi sesungguhnya sangat dalam. Yeremia mengajarkan bahwa iman sejati tidak diukur dari bebasnya seseorang dari masalah, melainkan dari kemampuannya untuk tetap percaya di […] - [Mengenal Yesus Lebih Dalam, Bukan Sekadar Tahu ( 20 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/artikel/mengenal-yesus-lebih-dalam-bukan-sekadar-tahu-20-maret-2026/): renungan hari ini dari bacaan Kebijaksanaan Salomo 2:1a. 12-22; Yohanes 7:1-2. 10. 25-30“Waktu itu Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berseru: ‘Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu dari mana asal-Ku. Namun, Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak kamu kenal.” (Yoh. 7:28). Mengapa banyak orang begitu sulit untuk percaya bahwa Yesus adalah Mesias, padahal kedatangan-Nya sudah dinubuatkan dalam Perjanjian Lama? Ketika orang-orang Yerusalem melihat Yesus mengajar di Bait Allah, mereka mulai bertanya-tanya, “Bukankah Dia ini yang mau mereka bunuh?” Mereka merasa bingung melihat Yesus berbicara secara terang-terangan tanpa ada pemimpin yang […] - [Mendengar dan Taat: Jalan Iman Santo Yusuf ( 19 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/mendengar-dan-taat-jalan-iman-santo-yusuf-19-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 2Samuel 7:4-5.12-14.16; Matius 1:16.18-21.24“Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya” (Mat. 1:24). Iman bukan pertama-tama soal melakukan banyak hal besar, melainkan soal mendengar Allah dan menaatinya. Rasul Paulus mengingatkan bahwa iman timbul dari pendengaran akan firman (Rm. 10:17), dan keselamatan adalah anugerah yang diterima melalui iman (Ef. 2:8). Dalam terang itu, sosok Santo Yusuf tampil sebagai teladan yang sangat konkret: ia bukan pengkhotbah, bukan nabi besar yang bersuara lantang, tetapi seorang yang diam, namun mendengar dengan tajam dan bertindak dengan setia. Injil hari ini memperlihatkan hal itu dengan sangat […] - [Allah yang Terus Bekerja dalam Kesederhanaan Hidup ( 18 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/allah-yang-terus-bekerja-dalam-kesederhanaan-hidup-18-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 9:8–25; Yohanes 5:17–30“Namun, Ia berkata kepada mereka, “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, dan Aku pun bekerja” (Yoh. 5:17). Suatu pagi, saya melihat seorang nenek tua berjalan perlahan sambil mendorong gerobak kecilnya. Usianya mungkin sudah lebih dari tujuh puluh tahun. Langkahnya tidak lagi kuat, tetapi tetap mantap. Ia menjajakan gorengan hangat dan teh manis yang mengepul tipis di udara pagi. Senyumnya ramah, pelayanannya sabar, dan ketekunannya terasa menyejukkan hati. Ia tidak mengeluh, meskipun hari mulai panas dan tubuhnya renta. Ia terus bekerja. Melihat itu, saya teringat akan sabda Yesus dalam Yohanes 5:17: “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, […] - [Air Kehidupan yang Memulihkan ( 17 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/air-kehidupan-yang-memulihkan-17-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yehezkiel 47:1–9.12; Yohanes 5:1-16“Sungai itu mengalir ke wilayah timur, turun ke Araba-Yordan, dan ketika bermuara di Laut Asin, air yang asin itu pun menjadi tawar” (Yeh. 47:8). Air adalah salah satu unsur paling penting bagi kehidupan. Semua makhluk hidup, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan, membutuhkan air untuk bertahan hidup. Tanpa air, kehidupan tidak mungkin ada. Air menyegarkan, memulihkan, dan menjaga kehidupan tetap berlangsung. Karena itu, kita dapat membayangkan betapa sulitnya hidup ketika air menjadi langka. Kehidupan akan terasa kering dan rapuh. Gambaran tentang pentingnya air inilah yang membantu kita memahami pesan rohani dari dua bacaan […] - [Kuasa Sabda yang Memberi Hidup ( 16 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/kuasa-sabda-yang-memberi-hidup-16-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kitab Yesaya 65:17–21; Injil Yohanes 4:43–54. Kata Yesus kepadanya, “Pergilah, anakmu hidup!” Orang itu percaya kepada perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi. (Yoh 4:50). Firman Tuhan bukan sekadar kata-kata yang menenangkan hati. Firman Tuhan memiliki kuasa yang menghidupkan. Dalam bacaan hari ini kita melihat satu kebenaran yang sama: ketika Tuhan bersabda, kehidupan dapat berubah. Dalam Injil, Yesus berkata kepada seorang ayah yang cemas, “Anakmu hidup!” (Yoh 4:50). Dalam nubuat Yesaya, Tuhan berfirman bahwa Ia akan menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru (Yes 65:17). Kedua sabda ini menunjukkan bahwa firman Allah memiliki kuasa mencipta, […] - [Kebutaan Mata Hati terhadap Kebenaran Tuhan ( 15 Maret )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/kebutaan-mata-hati-terhadap-kebenaran-tuhan-15-maret/): Renungan hari ini dari bacaan : 1Samuel 16:1.6–7.10–13;Yohanes 9:1–41.“Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia” (Yoh. 9:5). Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering merasa mampu melihat dengan jelas. Kita menilai orang dari apa yang tampak di depan mata: penampilan, kemampuan, jabatan, atau keberhasilannya. Tanpa kita sadari, cara pandang seperti ini juga memengaruhi cara kita memandang diri sendiri, sesama, bahkan cara kita memahami karya Tuhan dalam hidup.Namun, Sabda Tuhan hari ini mengingatkan bahwa ada kebutaan yang jauh lebih berbahaya daripada kebutaan fisik, yaitu kebutaan mata hati terhadap kebenaran Tuhan. Seseorang dapat melihat dengan matanya, tetapi belum tentu mampu melihat dengan hati […] - [Audit Rohani ( 14 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/artikel/audit-rohani-14-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Hosea 6:1-6; Lukas 18:9-14‘Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan” (Luk. 18:14b). Setiap organisasi atau perusahaan biasanya melakukan audit untuk menilai kondisi keuangan mereka. Melalui audit, terlihat dengan jelas mana yang menjadi keuntungan, mana yang menjadi kerugian, dan apakah laporan yang dibuat benar-benar mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Tanpa audit yang jujur, seorang pengusaha bisa merasa bisnisnya baik-baik saja padahal sebenarnya sedang menuju kebangkrutan. Dalam perumpamaan Lukas 18:9–14, Yesus menggambarkan sebuah “audit rohani.” Dikisahkan ada dua orang datang ke Bait Allah untuk berdoa; seorang Farisi dan seorang pemungut cukai. […] - [Kembali kepada Allah dengan Hati yang Rendah ( 13 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/kembali-kepada-allah-dengan-hati-yang-rendah-13-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Hosea 14:2–10; Lukas 18:9–14 “Kebalilah, hai Israel, kepada Tuhan Allahmu, sebab engkau telah tersandung karena kesalahanmu” (Hos. 14:2). Salah satu hukum alamiah yang diketahui oleh semua orang, apa pun suku, agama, dan kepercayaannya, adalah bahwa hidup selalu mengalami perubahan. Tidak ada sesuatu pun yang tetap sama. Waktu berjalan, situasi berubah, dan manusia pun dipanggil untuk terus memperbarui dirinya. Kedua bacaan Kitab Suci hari ini (Hos 14:2–10; Luk 18:9–14) mengajak kita untuk mengalami perubahan yang paling mendasar dalam hidup, yaitu pertobatan. Bukan suatu kebetulan bahwa bacaan ini kita dengarkan dalam masa Prapaskah, masa yang sering disebut sebagai […] - [Ketika Kebenaran Diputarbalikkan ( 12 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/ketika-kebenaran-diputarbalikkan-12-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Luk 11:14-23. “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.” (Luk 11:20) Injil hari ini menampilkan sebuah peristiwa yang mengherankan: Yesus mengusir setan yang menyebabkan seseorang menjadi bisu, dan orang itu pun dapat berbicara kembali. Mukjizat ini seharusnya menjadi tanda kehadiran Allah yang membebaskan manusia dari kuasa kejahatan. Namun reaksi orang-orang tidak sepenuhnya positif. Sebagian orang justru menuduh bahwa Yesus mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan. Tuduhan ini menunjukkan bagaimana hati manusia dapat menjadi tertutup oleh prasangka dan kecurigaan. Ketika seseorang sudah dikuasai oleh sikap sinis, bahkan […] - [Setia Menjadi Pribadi yang Berakal Budi ( 11 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/setia-menjadi-pribadi-yang-berakal-budi-11-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Ulangan 4:1. 5-9; Matius 5: 17-19“Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi hikmatmu dan akal budimu di mata bangsa-bangsa.” (Ul. 4:6). Pada masa sekarang ini, dunia sering diwarnai oleh berbagai konflik dan kekerasan. Serangan rudal, bom, roket, dan drone di berbagai wilayah membuat banyak orang merasa sedih dan prihatin. Kita melihat betapa rapuhnya kehidupan manusia ketika kebencian dan kekuasaan lebih diutamakan daripada kebenaran dan kebijaksanaan. Dalam situasi seperti ini, firman Tuhan mengajak kita kembali merenungkan bagaimana seharusnya umat Allah hidup di tengah dunia. Dalam Ulangan 4:6, Musa berkata kepada bangsa Israel: “Lakukanlah itu […] - [Hati yang Diampuni, Hati yang Mengampuni ( 10 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/hati-yang-diampuni-hati-yang-mengampuni-10-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Daniel 3:25. 34-43; Matius 18:21-35. “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? (Mat. 18:21) Ketika Petrus bertanya kepada Yesus, “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Angka tujuh dalam tradisi Kitab Suci melambangkan kesempurnaan ilahi. Artinya, Petrus merasa bahwa mengampuni sampai tujuh kali sudah merupakan bentuk pengampunan yang sangat sempurna. Namun, jawaban Yesus justru mengejutkan. Ia berkata: “Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.” Artinya, sepuluh kali kesempurnaan. Jawaban ini terasa hampir tidak masuk akal. […] - [Kerendahan Hati yang Membuka Jalan Keselamatan ( 9 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/kerendahan-hati-yang-membuka-jalan-keselamatan-9-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 2 Raja-raja 5:1-15a; Lukas 4:24-30.“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya ” (Lukas 4:27) Bacaan dari Kitab 2 Raja-raja (5:1–15a) mengisahkan bagaimana Allah menyembuhkan Na‘aman, seorang panglima tentara Aram. Ia bukan orang Israel, bahkan bangsa Aram adalah musuh Israel. Namun, justru orang asing inilah yang mengalami rahmat Allah secara nyata. Melalui kesaksian seorang gadis kecil Israel dan perantaraan Nabi Elisa, Na‘aman akhirnya bersedia merendahkan diri dan mandi di Sungai Yordan.Kesembuhan yang ia terima tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyentuh batinnya. Na‘aman datang sebagai penyembah ilah lain, tetapi pulang sebagai […] - [HANYA ALLAH PELEGA DAHAGA KITA ( 8 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/hanya-allah-pelega-dahaga-kita-8-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Keluaran 17:3-7; Yohanes 4:5-42“Tetapi siapa yang minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus lagi untuk selama-lamanya” (Yoh. 4:14a) Setiap orang pasti ingin hidup bahagia. Baik anak-anak maupun orang dewasa memiliki kerinduan yang sama: menemukan kebahagiaan. Banyak orang membayangkan kebahagiaan sebagai hasil dari pencapaian tertentu. Ada yang merasa akan bahagia jika memiliki banyak uang, ada yang mengaitkannya dengan pasangan hidup yang ideal, jabatan yang tinggi, atau pendidikan yang bergengsi. Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun sering mengejar berbagai hal dengan harapan bahwa ketika semua keinginan terpenuhi, kita akan benar-benar merasa puas dan bahagia.Namun, pengalaman […] - [Belas Kasih yang Berlari Menjemput ( 7 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/belas-kasih-yang-berlari-menjemput-7-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kitab Mikha 7:14–15.18–20; Injil Lukas 15:1–3.11–32“Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya berlari mendapatkan dia, merangkul dan mencium dia. Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap surga dan terhadap Bapa; aku tidak layak lagi disebut anak Bapa.” (Luk. 15:20–21) Injil hari ini menampilkan salah satu perumpamaan paling terkenal yang disampaikan oleh Yesus Kristus, yaitu kisah tentang anak yang hilang. Perumpamaan ini sering kita dengar: tentang seorang ayah dengan dua anak: seorang anak bungsu yang pergi meninggalkan rumah dan seorang anak sulung yang tetap tinggal bersama ayahnya. […] - [Bekerja di Ladang Tuhan ( 6 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/bekerja-di-ladang-tuhan-6-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kejadian 37:3-4. 12-13. 17-28; Matius 21:33-43, 45-46. “Sebab itu Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.” (Matius 21:43) Dalam setiap kegiatan, ada batasan waktunya. Umumnya kegiatan itu dilengkapi dengan pertanggungjawaban yang memberikan informasi tentang kegiatan yang sudah dilaksanakan, pengelolaan sumber daya, kendala atau tantangan yang dihadapi dan prestasi yang berhasil dicapai. Dalam kegiatan keagamaan, pemberi mandat mungkin adalah anggota, wilayah, paroki atau hirarkis yang lebih tinggi. Namun, sesungguhnya Tuhanlah pemberi mandat tertinggi. Kepada-Nya pertanggungjawaban secara spiritual ditujukan. Tuhan memberikan kepercayaan […] - [Mengandalkan Tuhan: Satu-satunya Jaminan ( 5 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/mengandalkan-tuhan-satu-satunya-jaminan-5-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yeremia 17: 5-10; Lukas 16: 19-31“Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang mempercayakan dirinya pada TUHAN!” (Yer. 17:7). Nabi Yeremia membentangkan dua jalan kehidupan: mengandalkan manusia atau mengandalkan Tuhan. Orang yang mengandalkan dirinya sendiri digambarkan seperti semak di padang gurun: hidup, tetapi kering dan rapuh. Sebaliknya, orang yang mengandalkan Tuhan seperti pohon yang ditanam di tepi air: akarnya kuat, daunnya tetap hijau, dan tidak takut menghadapi musim kering. Firman ini mengajak kita bertanya dengan jujur: kepada siapa sebenarnya kita menaruh harapan? Sering kali, ketika hidup berjalan nyaman – harta melimpah, jabatan tinggi, kesehatan prima – kita […] - [Kedegilan Menghalangi Pertumbuhan Rohani ( 4 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/kedegilan-menghalangi-pertumbuhan-rohani-4-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yeremia 18:18-20; Matius 23:1-12.“Marilah kita menyusun rencana melawan Yeremia, sebab pengajaran tidak akan habis dari iman, nasihat dari orang bijaksana, dan firman dari nabi” (Yer. 18:18). Kedegilan adalah sikap hati yang keras, menolak nasihat, dan enggan mengakui kesalahan. Kedegilan tidak selalu tampak kasar di luar. Kadang kedegilan tersembunyi di balik aktivitas, jabatan, atau pengalaman. Namun, ketika hati sudah degil, teguran dianggap ancaman, dan koreksi dipandang sebagai serangan terhadap pribadi. Dalam Kitab Yeremia 18:18–20, bangsa Yehuda menunjukkan kedegilan hati mereka. Nabi Yeremia telah menyampaikan firman Tuhan agar mereka bertobat dari jalan yang salah. Peringatan itu seharusnya […] - [Menjadi Besar dengan Kerendahan Hati ( 3 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/menjadi-besar-dengan-kerendahan-hati-3-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Mat 23:1-12. “Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.” (Mat 23:11) Dalam Injil Injil Matius, Tuhan Yesus Kristus menyampaikan peringatan yang tegas kepada para murid dan orang banyak mengenai sikap para ahli Taurat dan orang Farisi. Ia tidak menolak ajaran mereka yang bersumber dari hukum Musa, tetapi mengkritik ketidaksesuaian antara perkataan dan perbuatan mereka. Mereka pandai mengajar, namun enggan melaksanakan apa yang diajarkan. Mereka menaruh beban berat di pundak orang lain, tetapi tidak mau menyentuhnya dengan jari mereka sendiri. Bahkan, segala tindakan keagamaan dilakukan supaya dilihat dan dipuji. Dalam konteks ini, Yesus mengajak […] - [Dari Pertobatan Menuju Belas Kasih ( 2 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/dari-pertobatan-menuju-belas-kasih-2-maret-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Daniel 9:4-10; Lukas 6:36-38“Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu murah hati” (Luk. 6:36). Bacaan hari ini mengajak kita memahami bahwa mengikuti Tuhan bukan sekadar menjalankan kewajiban agama, tetapi membiarkan hidup kita menjadi terang, sehingga orang lain dapat melihat kasih Tuhan melalui sikap dan tindakan kita. Dalam Injil, Yesus berkata, “Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.” (Luk. 6:36). Sementara itu, dalam Kitab Daniel, kita menyaksikan doa pertobatan yang begitu rendah hati: “Kami telah berdosa.” Dari dua bacaan ini, kita belajar dua hal yang saling berkaitan: hati yang bertobat dan hati yang […] - [Dengarkanlah Dia ( 1 Maret 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/dengarkanlah-dia-1-maret-2026/): Bacaan injil hari ini dari bacaan Kejadian 12: 1-4a; Matius 17:1-9. “Sementara ia berkata-kata, tiba-tiba awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengarlah suara yang berkata,”Inilah anak-Ku yang terkasih, kepada-Nya Aku berkenan, dengarkanlah Dia.” (Mat. 17:5). Menjadi murid Yesus tidaklah mudah. Beberapa waktu yang lalu saya sempat berpikir begitu sulitnya mengikut Yesus. Tidaklah mudah untuk menyangkal diri dan sepenuh hati memikul salib, sampai saya berkata sendiri “Tuhan begitu sulit saya meneladani hidup-Mu.” Dari bacaan hari ini saya diingatkan kembali, bahwa Tuhan tidak pernah membiarkan kita berjalan sendirian dengan segala kelemahan dan keterbatasan kita sebagai manusia. Namun, penyertaan-Nya […] - [PENGAMPUNAN JELAS MUSTAHIL ( 28 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/pengampunan-jelas-mustahil-28-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Ulangan 26:16-19; Matius 5:43-48“Karena itu, haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga sempurna” (Mat 5:48). Penyair Inggris Alexander Pope pernah menulis kalimat yang sangat terkenal: “To err is human; to forgive, divine.” (Berbuat salah adalah manusiawi; mengampuni adalah ilahi). Kalimat ini menangkap dengan indah sebuah kebenaran alkitabiah: pengampunan, dalam maknanya yang terdalam, bukanlah sekadar sikap psikologis, melainkan partisipasi dalam hidup Allah sendiri. Secara manusiawi, kita cenderung membalas. Ketika disakiti, kita ingin keadilan yang setimpal; ketika dikhianati, kita ingin jarak; ketika difitnah, kita ingin pembelaan. Namun, dalam Bacaan Injil hari ini, Yesus menantang kecenderungan […] - [Pertobatan yang Mengubah Hati ( 27 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/pertobatan-yang-mengubah-hati-27-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yehezkiel 18:21–28; Matius 5:20–26“Jika hidupmu tidak lebih benar daripada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga” (Mat. 5:20). Sering kali kita mengukur kehidupan rohani dari hal-hal yang tampak: rajin mengikuti Misa, aktif dalam pelayanan, setia berdoa. Semua itu baik dan penting. Namun, tanpa sadar kita dapat menjadikan hal-hal lahiriah sebagai standar utama kesalehan. Kita merasa cukup ketika kewajiban terpenuhi dan citra rohani terjaga. Padahal Sabda Tuhan hari ini mengajak kita melangkah lebih dalam, ke dalam hati. Melalui Nabi Yehezkiel, Allah menegaskan bahwa Ia tidak menghendaki kematian orang fasik, […] - [Doa yang Mengetuk Pintu Allah ( 26 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/doa-yang-mengetuk-pintu-allah-26-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Ester 4: 10a.10c–12, 17-19; Matius 7: 7-12.“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” (Mat. 7:7) Suatu malam, seorang ibu duduk sendiri di ruang tamu yang gelap. Ponsel di tangannya tak lepas dari pandangannya. Anaknya belum pulang, tanpa kabar. Ia menelepon, membuka chat, memeriksa “last seen”, namun tetap sunyi. Kekhawatiran menumpuk; napasnya terasa berat. Ia ingin mencari, tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. Ia ingin marah, tetapi tak ada siapa pun yang bisa disalahkan. Akhirnya ia mengambil rosario dan berbisik, “Tuhan, tolong… jangan biarkan aku sendirian.” […] - [Tanda yang Menuntut Pertobatan ( 25 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/tanda-yang-menuntut-pertobatan-25-februari-2026/): Renungan ini dari bacaan Luk 11:29-32,  “Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini.” (Lukas 11:30) Dalam Injil hari ini, Yesus menegur orang banyak yang menghendaki tanda sebagai bukti kuasa dan otoritas-Nya. Ia menyebut angkatan itu sebagai angkatan yang jahat, bukan semata-mata karena keinginan mereka akan tanda, melainkan karena hati mereka yang tertutup terhadap kebenaran yang sudah nyata di hadapan mereka. Mereka menuntut bukti spektakuler, tetapi mengabaikan sabda dan karya yang telah dinyatakan. Yesus kemudian menunjuk kepada tanda nabi Yunus. Sebagaimana Yunus menjadi tanda bagi orang-orang Niniwe melalui pewartaannya yang […] - [Berbicara dari Hati ke Hati ( 24 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/berbicara-dari-hati-ke-hati-24-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 55:10-11; Matius 6:7-15“Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.” (Matius 6:8) Pernahkah Anda merasa canggung saat harus berbicara dengan seseorang yang jabatannya jauh lebih tinggi, seperti bos besar di kantor atau pejabat penting? Biasanya, kita akan sibuk menyusun kata-kata agar terlihat pintar, menggunakan bahasa yang sangat formal, dan mungkin sedikit berbasa-basi agar maksud kita tersampaikan dengan baik. Terkadang, kita membawa pola yang sama saat kita datang kepada Tuhan dalam doa. Kita merasa bahwa doa harus menggunakan bahasa yang “sangat rohani”, harus panjang lebar, atau diulang-ulang […] - [Kuduslah Kamu, Sebab Aku Kudus ( 23 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/kuduslah-kamu-sebab-aku-kudus-23-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Imamat 19:1-2, Matius 25:31-46 “Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus” (Im. 19:2b). Allah itu kudus selamanya, dan Ia ingin semua umat-Nya menjadi kudus. Kekudusan manusia berakar pada kekudusan Allah. Kita tidak diminta menciptakan standar kekudusan sendiri melainkan menyelaraskan hidup dengan karakter Allah. Umat harus menjadi cermin Allahnya, karena Allah yang kita sembah adalah kudus, maka kita pun harus kudus seperti Allah. Kekudusan ini tidak otomatis. Allah tidak berkata, kamu sudah kudus karena Aku kudus. Ia juga tidak berkata, kelak engkau akan menjadi kudus dengan sendirinya. Panggilan ini bersifat perintah. Bentuk kata kerja dalam ayat ini […] - [Hidup Berkesadaran ( 22 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/hidup-berkesadaran-22-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Kejadian 2:7-9; 3:1-7; Matius 4:1-11. “Kemudian TUHAN Allah membentuk manusia dari debu tanah, dan mengembuskan napas hidup ke dalam hidungnya” (Kej. 2:7). Kedua perikop bacaan hari ini Kej. 2:7-9; 3:1-7 dan Mat. 4:1-11 mengajak kita hidup berkesadaran (mindful living). Hidup yang dihiasi oleh godaan. Kisah pertama tentang bagaimana godaan yang menjatuhkan manusia ke dalam dosa. Kisah kedua mengenai keberhasilan Yesus melampaui seluruh godaan-godaan yang dialami. Bacaan pertama menggambarkan hasil refleksi rekaan nenek moyang Yesus di daerah pembuangan. Bacaan kedua, narasi Yesus menghadapi godaan menurut Matius. Setelah membaca perikop (Kej. 2:7-9; 3:1-7) masuklah ke suatu malam di kota […] - [PERTOBATAN YANG MEMULIHKAN ( 21 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/pertobatan-yang-memulihkan-21-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 58:9b-14; Lukas 5:27-32“Kemudian Lewi mengadakan suatu perjamuan besar untuk Dia di rumahnya. Ssejumlah besar pemungut cukai dan orang-orang lain turut makan bersama mereka” (Luk 5:29). Injil pada hari ini mengisahkan Lewi yang dipanggil Yesus dan dia pun segera meninggalkan segala sesuatu lalu mengikuti-Nya. Lewi adalah seorang pemungut cukai, orang Yahudi yang bekerja pada penjajah Romawi. Pemungut cukai merupakan sebuah profesi yang dipandang hina dan berdosa karena selain mendapatkan komisi dari pajak yang dipungutnya mereka juga sering memungut pajak lebih dari yang seharusnya untuk memperkaya diri. Dalam kehidupan sosialnya Lewi dijauhi oleh saudara dan bangsanya […] - [Sukacita Bersama Sang Mempelai ( 20 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/sukacita-bersama-sang-mempelai-20-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Matius 9:14-15.  “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka?” (Mat 9:15) Dalam Injil hari ini, yang ditulis oleh Matius, kita melihat murid-murid Yohanes datang kepada Yesus dengan sebuah pertanyaan yang lahir dari perbandingan: mengapa mereka dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid Yesus tidak? Pertanyaan ini mencerminkan kecenderungan manusia untuk menilai hidup rohani berdasarkan praktik lahiriah. Pada masa itu, puasa merupakan tanda kesalehan dan kerinduan akan keselamatan Allah. Namun, Yesus menanggapi dengan gambaran yang sangat indah: Ia menyebut diri-Nya sebagai mempelai laki-laki, dan para murid sebagai sahabat-sahabat mempelai. Kehadiran-Nya adalah saat sukacita, bukan […] - [Kehilangan Nyawa ( 19 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/kehilangan-nyawa-19-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Ulangan 30:15-20; Lukas 9:22-25“Kuperhadapkan kepadamu kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya kamu hidup, baik kamu maupun keturunanmu” (Ul. 30:19). Di padang gurun, bangsa Israel berdiri di ambang tanah perjanjian. Melalui Musa, Tuhan menyampaikan firman yang tegas dalam Kitab Ulangan 30:15-20: kehidupan dan keberuntungan ada di satu sisi, kematian dan kecelakaan di sisi lain. Pilihan itu bukan sekadar tentang panjang umur atau kesejahteraan jasmani, melainkan tentang kesetiaan hati. Tuhan meminta umat-Nya untuk mengasihi Dia, hidup menurut jalan-Nya, dan berpegang pada perintah-perintah-Nya. Di situlah kehidupan sejati ditemukan. Namun, memilih Tuhan berarti juga berani meninggalkan […] - [Berbalik kepada Tuhan dengan Hati yang Tulus ( 18 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/berbalik-kepada-tuhan-dengan-hati-yang-tulus-18-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yoel 2:12-18; Matius 6:1-6.16-18.“Berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis, dan meratap. Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada Tuhan, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia” (Yoel 2:12-13). Pada hari ini kita memulai masa prapaskah dengan merayakan Hari Rabu Abu, di mana kita menandai diri dengan abu sebagai lambang kerapuhan dan pertobatan di hadapan Tuhan. Masa prapaskah merupakan masa pertobatan. Namun, perlu diingat bahwa masa pertobatan itu bukan hanya di masa prapaskah, tetapi berlangsung sepanjang masa, sepanjang hidup kita. Pertobatan yang diharapkan adalah pertobatan yang sungguh-sungguh lahir […] - [Teguhlah, Jangan sesat ! ( 17 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/teguhlah-jangan-sesat-17-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yakobus  1:12-18; Markus 8:14-21 “Namun, tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.  (Yak. 1:14) Manusia memiliki proses berpikir yang kompleks. Ketika berhadapan dengan suatu kondisi, banyak faktor yang mempengaruhi proses pemahaman situasi dan penentuan tindakan.  Akal budi, dapat menuntun pemikiran logis, objektif, dan praktis. Tetapi, pengalaman, intuisi, aspek rohani, dan minat pribadi akan menambah ruwet proses berpikir, memberi warna pada pengamatan pancaindra. Biasanya trauma, rasa bersalah, harapan, keinginan, kekhawatiran yang belum selesai, akan berperan besar dalam ‘pembelokan’ atau ‘pengaburan’ pikiran. Kenyataannya, dalam satu peristiwa orang-orang akan mengalami kesan dan pembelajarannya masing-masing. […] - [Iman yang Tidak Bergantung pada Tanda ( 16 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/iman-yang-tidak-bergantung-pada-tanda-16-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Mrk 8:11-13.“Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda.” (Markus 8:12) Dalam Injil Markus, kita melihat bagaimana orang-orang Farisi datang kepada Yesus Kristus dengan maksud yang tersembunyi. Mereka tidak datang sebagai pencari kebenaran, melainkan sebagai penguji. Mereka meminta tanda dari surga, bukan karena iman, tetapi karena ketidakpercayaan. Permintaan ini tampak rohani di permukaan, namun sesungguhnya merupakan bentuk penolakan yang halus. Mereka telah menyaksikan banyak mukjizat, mendengar pengajaran yang penuh kuasa, dan melihat kasih Allah dinyatakan secara nyata. Namun hati mereka tetap tertutup. Hal ini menunjukkan bahwa […] - [MELAKSANAKAN HUKUM DENGAN HATI DAN DALAM KEBEBASAN ( 15 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/melaksanakan-hukum-dengan-hati-dan-dalam-kebebasan-15-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Sirakh 15:15–20; Matius 5:17–37“Aku berkata kepadamu: jika hidupmu tidak lebih benar daripada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga” (Mat 5:20). Sabda ini bukan ancaman, melainkan undangan untuk masuk lebih dalam. Yesus tidak menuntut ketaatan yang lebih banyak, tetapi kebenaran yang lebih dalam. Dalam Injil Matius 5:17–37, Yesus menegaskan bahwa Ia datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya. Menggenapi berarti membawa hukum kepada kepenuhannya: dari aturan lahiriah menuju pembaruan hati. Karena itu, Yesus berkata, bukan hanya pembunuhan yang salah, tetapi juga kemarahan yang dipelihara; bukan hanya […] - [Gembala Yang Memberi bukan Diberi Makan ( 14 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/gembala-yang-memberi-bukan-diberi-makan-14-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1Raja-raja 12:26-32; 13:33-34; Markus 8:1-10“Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini, karena sudah tiga hari mereka bersama Aku dan mereka tidak mempunyai makanan” (Mrk. 8:2) Yerobeam, raja Kerajaan Israel (Utara), khawatir bahwa hati rakyatnya akan berbalik lagi kepada Rehabeam, raja Kerajaan Yehuda, karena mempersembahkan kurban ke Yerusalem (12:27). Ia lalu mendirikan anak lembu emas di Betel dan Dan untuk menyaingi ibadah di Bait Allah di Yerusalem. Tindakan religius yang strategis itu dilakukannya bukan karena iman, melainkan karena ketakutan politik: takut kehilangan legitimasi, takut ditinggalkan rakyatnya. Agama dijadikan alat stabilitas politik. Kultus dipakai untuk mengamankan takhta. […] - [Iman yang Menghidupkan ( 13 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/iman-yang-menghidupkan-13-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1 Raja-raja 11:29 – 32, 12:19; Markus 7:31 – 37“Ia melakukan segala-galanya dengan baik; yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.” (Mrk. 7: 37) Injil hari ini mengisahkan perjalanan Yesus meninggalkan Tirus, melewati Sidon, dan menuju Danau Galilea di wilayah Dekapolis, daerah yang mayoritas dihuni oleh orang-orang bukan Yahudi. Di sana orang-orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan gagap. Mereka memohon agar Yesus meletakkan tangan atasnya. Namun, Yesus tidak langsung bertindak di tengah keramaian. Ia membawa orang itu menjauh dari orang banyak. Tindakan ini penting: sebelum menyembuhkan, Yesus lebih dahulu membangun relasi pribadi. Orang […] - [Kompromi Kecil yang Menjatuhkan ( 12 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/kompromi-kecil-yang-menjatuhkan-12-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1Raja-raja 11:4-13; Markus 7:24-30“Pada waktu Salomo sudah tua, istri-istrinya itu mencondongkan hatinya kepada ilah-ilah lain, sehingga hatinya tidak sepenuhnya setia kepada TUHAN, Allahnya” (1Raj. 11:4). Bacaan hari ini memperlihatkan dua sikap hati yang kontras: Salomo yang jatuh karena kompromi, dan seorang ibu yang diselamatkan karena kerendahan hatinya. Salomo tidak langsung meninggalkan Tuhan secara drastis. Kejatuhannya terjadi perlahan. Kitab Suci berkata bahwa ketika ia tua, hati Salomo tidak lagi sepenuhnya setia kepada Tuhan. Ia mulai memberi ruang bagi ilah-ilah lain. Inilah kenyataan rohani yang sering kita alami: dosa jarang terjadi karena perubahan besar yang tiba-tiba, tetapi […] - [Jagalah Hati ( 11 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/jagalah-hati-11-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1 Raja-raja 10:1–10; Markus 7:14–23“Semua hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang” (Mrk. 7:23). Dalam tradisi Yahudi, pembedaan antara yang najis dan yang tidak najis sangat kuat, terutama di kalangan orang Farisi dan para ahli Taurat. Mereka berusaha melaksanakan hukum Taurat secara ketat dan setia pada adat istiadat nenek moyang. Karena itu, aturan mengenai makanan menjadi salah satu tanda kesalehan lahiriah yang penting. Namun dalam Markus 7, Yesus menempatkan persoalan kenajisan pada tingkat yang lebih mendasar. Ia berkata, “Tidak ada sesuatu pun dari luar seseorang, yang masuk ke dalam dirinya, dapat menajiskannya, melainkan […] - [Ketika Tradisi Kehilangan Hati ( 10 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/ketika-tradisi-kehilangan-hati-10-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1 Raja-raja 8:22–23.27–30; Markus 7:1–13“Perintah Allah kamu abaikan dan adat istiadat manusia kamu pegang” (Mrk. 7:8) Dalam kehidupan sehari-hari, banyak hal kita lakukan secara otomatis. Kebiasaan memang memudahkan hidup, tetapi tanpa disadari, pola yang sama juga bisa merasuki kehidupan beriman. Doa diucapkan karena hafal, ibadat dijalani karena kewajiban, dan tradisi dipertahankan karena sudah turun-temurun. Iman yang semula hidup dan menggerakkan hati perlahan dapat berubah menjadi rutinitas yang kering dan kehilangan daya rohaninya. Injil hari ini menampilkan teguran Yesus yang keras terhadap orang-orang Farisi dan ahli Taurat. Mereka sangat setia pada aturan dan tradisi, tetapi kehilangan […] - [Kehadiran Allah di Tengah Umat-Nya ( 9 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/kehadiran-allah-di-tengah-umat-nya-9-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1Raja-raja 8:1-7.9-13; Markus 6:53-56.“Mereka mulai membawa orang-orang sakit di atas tikarnya ke mana pun mereka dengan Yesus berada” (Mrk. 6:53). Bacaan 1Raj 8:1-7.9-13 mengisahkan momen puncak dalam sejarah religius Israel, yakni pemindahan Tabut Perjanjian ke dalam Bait Allah yang telah dibangun oleh Raja Salomo. Tindakan ini bukan sekadar prosesi liturgis, melainkan peristiwa teologis yang sangat penting: Israel menegaskan bahwa Allah berkenan berdiam di tengah umat-Nya. Salomo memindahkan Tabut dari Kota Daud ke Bait Allah sebagai tanda penghormatan dan ketaatan kepada Tuhan. Tabut Perjanjian TUHAN, yang berisi dua loh batu, dipahami sebagai simbol kehadiran Allah yang […] - [Garam Dunia Bukan Pajangan ( 8 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/garam-dunia-bukan-pajangan-8-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 58: 7-10; Matius 5: 13-16;“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak-injak orang.”(Matius 5:13) Rani sengaja tidak sarapan pagi itu karena sedang “berpuasa”. Ia merasa cukup rohani: menahan lapar, menahan diri, menahan banyak hal. Di lampu merah, dia melihat seorang ibu memeluk anak kecil, wajahnya lelah, dengan suara pelan meminta makan. Rani menunduk, pura-pura sibuk menatap ponsel. Ketika lampu hijau menyala, ia melaju. Namun, ada yang mengganjal selama perjalanan: puasanya berjalan, tetapi hatinya tawar. Pada siang hari, ia kembali ke tempat […] - [Kesetiaan dan Belas Kasih Yesus ( 7 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/kesetiaan-dan-belas-kasih-yesus-7-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1Raja-raja 3:4-13; Markus 6:30-34.“Berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang penuh pengertian untuk menjadi hakim atas umatmu dan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat” (1Raj. 3:9). Dalam perjuangan hidup sehari-hari, kita semua ingin hidup benar di hadapan Tuhan. Kita ingin bersikap adil, jujur, dan setia pada kehendak-Nya. Namun kenyataannya, jalan itu tidak selalu mudah. Sering kali justru kelemahan diri sendirilah yang menjadi penghalang terbesar. Salah satu kelemahan yang paling sering muncul adalah kurangnya kerendahan hati, yang lalu tampak dalam emosi, kemarahan, dan sikap mudah tersinggung. Saya sendiri mengalami hal itu. Dalam relasi dengan orang-orang […] - [PERGESERAN WAKTU? ( 6 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/pergeseran-waktu-6-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Sirakh 47:2-11; Markus 6:14-29.“Tuhan mengampuni segala dosanya serta meninggikan tanduk kekuatannya untuk selama-lamanya. Ia memberikan kepadanya perjanjian yang mengukuhkan kerajaan dan takhta kemuliaan di Israel. (Sir. 47:11). Herodias membenci Yohanes Pembaptis karena menunjukkan bahwa dia adalah seorang pezina (Mrk. 6:18-19). Ketika dia mengatakan dia menginginkan kepala Yohanes, putrinya menanggapinya secara harfiah, menambahkan permintaannya, dan meminta Herodes: “Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di atas sebuah pinggan” (Mrk. 6:25). Herodes mengabulkan permintaannya. Ia menyuruh seorang seorang algojo untuk memenggal kepala Yohanes. Membawa kepala Yohanes di atas pinggan mungkin merupakan bagian dari […] - [Melangkah dengan "Tas" yang Kosong ( 5 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/melangkah-dengan-tas-yang-kosong-5-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1Raja-raja 2:1-4.10-12; Markus 6:7-13.Yesus “berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat saja, roti pun jangan, kantong perbekalan pun jangan, uang dalam ikat pinggang pun jangan” (Markus 6:8). Bayangkan pagi ini Anda diminta oleh atasan untuk melakukan perjalanan dinas ke luar pulau, tetapi dengan satu syarat yang sangat aneh: Anda tidak boleh membawa koper, tidak boleh membawa dompet berisi uang tunai atau kartu kredit, bahkan tidak boleh membawa ponsel. Apa yang akan Anda rasakan? Kebanyakan dari kita mungkin akan merasa cemas, takut, atau bahkan marah. Di dunia modern, persiapan adalah segalanya. […] - [Hidup di Hadapan Allah, Bukan di Pentas Sandiwara ( 4 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/hidup-di-hadapan-allah-bukan-di-pentas-sandiwara-4-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 2 Samuel 24:2,9-17; Matius 6:1-6“Bapamu melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu” (Mat. 6:4b) Dalam Matius 6:1–6, Yesus menyentuh satu persoalan rohani yang berbahaya: kesalehan yang dipertontonkan. Teks ini adalah bagian dari Khotbah di Bukit, di mana Yesus mengajarkan bagaimana hidup sebagai warga negara Kerajaan Surga kepada para pengikut-Nya. Yesus tidak hanya mengajarkan bahwa untuk menjadi bagian dari Kerajaan Allah orang harus memiliki perilaku yang benar, tetapi Yesus juga mengoreksi motivasi terdalam hati manusia di hadapan Allah. Perilaku anak-anak Allah haruslah selaras antara apa yang tampak dengan kebenaran batiniah. Yesus membuka dengan peringatan keras, “Ingatlah, jangan […] - [Yesus yang Menyembuhkanku ( 3 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/yesus-yang-menyembuhkanku-3-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 2Samuel 18:9-10; Markus 5:21-43.“Anak perempuanku hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup” (Mrk. 5:23). Apakah kedua bacaan hari ini saling terkait? Perikop pertama berkisah tentang pembunuhan Absalom anak Raja Daud yang memberontak. Yang kedua tentang Yesus yang membangkitkan anak Yairus dan menyembuhkan seorang perempuan yang sakit pendarahan.  Di manakah hubungannya? Bacaan pertama (2Sam. 18:9-10), bila dibaca lengkap, akan ditemukan kisah yang dibaca oleh tetua Israel di pembuangan tentang kedukaan Raja Daud setelah mengetahui anaknya dibunuh ketika tersangkut di dahan. Tentara yang berperang bersama raja Daud tidak berani merayakannya […] - [Persembahan Yang Memurnikan Iman ( 2 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/persembahan-yang-memurnikan-iman-2-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Maleakhi 3:1-4; Lukas 2:22-40“Lalu Ketika tiba waktu penahiran mereka menurut hukum Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan” (Luk. 2:22) Nabi Maleakhi mewartakan kedatangan Tuhan ke Bait-Nya sebagai peristiwa yang menggentarkan. Sebab, Ia datang seperti “api pemurni logam dan sabun  penatu” (Mal. 3:2c), artinya Ia akan melakukan proses proses pemurnian dan pembersihan yang menyakitkan tetapi perlu.  Kehadiran Allah akan menguji, membersihkan, dan memurnikan, terutama kehidupan religius yang sudah mapan tetapi kehilangan ketulusan karena telah menjadi rutinitas yang kosong. Pemurnian utama diarahkan kepada para imam dan persembahan mereka, yang tampak benar secara lahiriah […] - [Jalan Kebahagiaan Sejati dalam Terang Kerajaan Allah ( 1 Februari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/jalan-kebahagiaan-sejati-dalam-terang-kerajaan-allah-1-februari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Injil Mat 5:1-12. “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.” (Matius 5:3) Ketika Yesus melihat orang banyak, Ia naik ke atas bukit dan mengajar mereka. Tindakan ini bukan sekadar pilihan tempat, melainkan memiliki makna teologis yang mendalam. Bukit melambangkan tempat perjumpaan antara Allah dan manusia, sebagaimana Musa menerima hukum Taurat di Gunung Sinai. Namun, Yesus tidak sekadar mengulangi hukum lama, melainkan menyatakan kepenuhan kehendak Allah melalui Sabda-Nya sendiri. Dengan duduk dan mengajar, Yesus tampil sebagai Guru Ilahi yang berwibawa. Ajaran yang disampaikan-Nya, yang dikenal sebagai Ucapan Bahagia, membuka perspektif […] - [Sikap Jujur dan Berserah Membuang Kekhawatiran ( 31 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/sikap-jujur-dan-berserah-membuang-kekhawatiran-31-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 2Sam.12:1-7a.10-17; Markus 4:35-41.“Mengapa kamu ketakutan? Belmkah kamu percaya?” (Mrk. 4:40) Kedua bacaan hari ini memperlihatkan satu kebenaran iman yang mendalam: Tuhan Maha Tahu dan selalu hadir dalam hidup kita, baik saat kita jatuh dalam dosa maupun saat kita dilanda ketakutan. Dalam bacaan pertama (2Sam. 12:1–17), Raja Daud ditegur oleh Nabi Natan. Dosa Daud tidak tersembunyi di hadapan Tuhan. Meskipun ia adalah raja besar dan terhormat, Tuhan melihat segala perbuatannya, bahkan yang dilakukan secara diam-diam. Melalui perumpamaan Nabi Natan, Daud akhirnya disadarkan dan berkata dengan sederhana namun jujur, “Aku telah berdosa kepada Tuhan” (2Sam.12:13). Pengakuan ini […] - [Kerajaan Allah Bertumbuh Tanpa Kita Ketahui Caranya ( 30 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/kerajaan-allah-bertumbuh-tanpa-kita-ketahui-caranya-30-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 2Samuel 11:1-4a; Markus 4:26-34“Beginilah hal Kerajaan Allah itu: Seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu bertunas dan tumbuh, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu” (Mrk. 4: 26-27). Perumpamaan tentang benih yang bertumbuh dan biji sesawi yang disampaikan Yesus sama-sama menegaskan satu hal penting: Kerajaan Allah sering dimulai dari sesuatu yang kecil, bertumbuh perlahan, dan bekerja secara misterius di luar kendali manusia. Yesus berkata: “Benih itu bertunas dan tumbuh, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu” (Mrk 4:27). Petani menabur benih, lalu […] - [Terang yang Dinyatakan, Janji yang Diteguhkan ( 29 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/terang-yang-dinyatakan-janji-yang-diteguhkan-29-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 2 Samuel 7:18–29; Markus 4:21–25. “Tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan” (Mrk. 4:22). Pagi itu, seorang pegawai memilih diam ketika melihat kecurangan kecil di kantornya. Ia tahu itu salah, tetapi takut dianggap tidak solid dan khawatir posisinya terancam. Di rumah, ia menasihati anaknya agar selalu jujur dan berani berkata benar. Namun, hidupnya sendiri penuh kompromi. Ia rajin beribadah dan setia mendengar firman, tetapi firman itu berhenti di telinga, tidak pernah sungguh turun ke dalam keputusan hidup. Perlahan hatinya gelisah, sebab terang yang ia miliki justru disembunyikan. Di situlah Sabda Tuhan menyapanya: pelita […] - [Anugerah yang Mendahului Usaha ( 28 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/anugerah-yang-mendahului-usaha-28-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 2 Samuel 7: 4 – 17; Markus 4 : 1 – 20.“Dinastimu dan kerajaanmu akan teguh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya.” (2Sam. 7:16) Raja Daud merasa gelisah. Ia tinggal di istana yang megah, sementara Tabut Tuhan masih berada di dalam kemah. Hatinya tergerak: “Aku harus membangun rumah bagi TUHAN.” Secara manusiawi, niat ini sangat luhur dan religius. Namun, Allah melalui Nabi Natan memberikan jawaban yang mengejutkan. Allah tidak mengizinkan Daud membangun rumah bagi-Nya, melainkan Salomo. Bahkan Allah menegaskan: “Bukan engkau yang akan membangun rumah (bayit) bagi-Ku, tetapi Aku yang akan membangun […] - [Allah yang Menghanguskan ( 27 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/artikel/allah-yang-menghanguskan-27-januari-2026/): Renungan dari bacaan 2 Samuel 6:12b-15.17-19; Markus 3:31-35.“Ketika Tabut TUHANN masuk kota Daud, Mikhal putri Saul, melongok dari jendela dan melihat Raja Daud melompat-lompat dan menari-nari di hadapan TUHAN. Sebab itu, ia menghina Daud dalam hatinya” (2Sam. 6:16). Dalam kehidupan iman, Allah sering dipahami terutama sebagai Allah yang murah hati, penuh kasih, dan selalu mengampuni. Gambaran ini benar dan menguatkan, namun Alkitab juga memperkenalkan Allah dari sisi lain yang tidak kalah penting: Allah yang menghanguskan. Ia adalah Allah yang kudus, yang kehadiran-Nya bukan hanya menghibur, tetapi juga menyucikan, menegur, mengoreksi dan menuntut sikap hidup yang benar. Tanpa memahami sisi ini, […] - [Motivasi Dalam Hidup ( 26 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/motivasi-dalam-hidup-26-januari-2026/): Renungan hari dari bacaan : 2 Timotius 1:1-8; Lukas 10:1-9.“Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang puna tuaian, supaya Ia mengirim pekerja-pekerja untuk tuaian itu” (Luk. 10:2). Motivasi adalah suatu dorongan untuk melakukan sesuatu dalam hidup. Setiap orang perlu memiliki motivasi dalam dirinya agar dapat melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya. Orang yang bersemangat dan memiliki motivasi yang kuat dalam dirinya, akan mampu melalui segala halangan yang dihadapinya. Pengalaman dalam tugas perutusan juga sangat dipengaruhi oleh motivasi dalam diri. Dalam Injil Lukas kita melihat dua kisah pengutusan. Pertama, Yesus mengutus kedua belas murid yaitu para rasul […] - [Terang yang Menghalau Kegelapan ( 25 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/terang-yang-menghalau-kegelapan-25-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 8:23b-9:3; Matius 4:12-23.“Bangsa yang tinggal dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar” (Mat. 4:16). Dalam Injil hari ini dikisahkan tentang Yesus yang memulai karya-Nya di daerah Zebulon dan Naftali, dua kota yang disebut Nabi Yesaya sebagai wilayah bangsa-bangsa lain. Sebutan itu menunjukkan bahwa daerah itu adalah wilayah orang-orang yang tidak mengenal Allah, dan sering disamakan dengan wilayah kegelapan. Pada awal karya-Nya Yesus menjumpai dan menyapa orang-orang yang berada di wilayah kegelapan itu. Matius melihat kedatangan Yesus wilayah kegelapan itu, terutama Zebulon dan Naftali, merupakan pemenuhan nubuat Nabi Yesaya. Kegelapan menggambarkan keadaan manusia yang tidak […] - [Waras di hadapan Allah ( 24 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/waras-di-hadapan-allah-24-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Samuel 1:1-4. 11-12.19.23-27; Markus 3:20-21. Ketika kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras.”(Markus 3:21) Pernahkah kita melihat ada seseorang yang dianggap orang gila atau tidak waras? Kira-kira mengapa seseorang bisa dianggap tidak waras?  Mungkin seseorang bisa dianggap gila atau tidak waras karena melakukan hal yang tidak masuk akal atau melakukan sesuatu yang tidak lazim.  Dalam Injil hari ini dikisahkan tentang Yesus dan para murid-Nya yang terus sibuk melayani sehingga makan pun mereka tidak sempat. Maka kaum keluarga-Nya mengira Dia tidak waras lagi. Kata Yunani yang sering […] - [Diutus untuk Bersaksi ( 23 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/diutus-untuk-bersaksi-23-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1 Samuel 24:3-21; Markus 3:13-19.”Yesus naik keatas bukit dan memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya, lalu mereka pun datang kepada-Nya” (Markus 3:13). Pada bacaan Injil hari ini, Yesus memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan Ia tidak membatasi pilihannya pada kelompok tertentu atau pun dengan kriteria tertentu. Setiap orang memiliki kesempatan yang sama, dan orang -orang yang dipanggil itu merespon dengan segera datang kepada-Nya. Setiap orang yang serius dan menyadari bahwa ini adalah anugerah Tuhan pasti akan segera menjawab panggilan Tuhan untuk diutus untuk melayani dan mendekatkan diri kepada- Nya. Yesus telah menetapkan pilihan-Nya, dan orang-orang yang dipilih Yesus […] - [Suasana Ramai ( 22 Januri 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/suasana-ramai-22-januri-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1Samuel 18:6-9; 19:1-7; Markus 3:7-12.“Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepadanya hendak menyentuh Dia” (Mrk. 3:10). Banyak orang berduyun-duyun mencari dan mengikuti Yesus untuk mendengarkan pengajaran-Nya. Hal ini dinyatakan sangat jelas dalam bacaan Injil Markus hari ini: “Banyak sekali orang dari Galilea mengikuti-Nya, juga dari Yudea, dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus serta Sidon” (Mrk. 3:7-8). Hanya saja, banyaknya orang yang datang justru dapat membuat Yesus terhimpit dan sulit bertindak. Dari sebab itu, Ia menyuruh para murid untuk menyediakan perahu bagi-Nya untuk menghindari himpitan orang-orang yang berdesak-desakan […] - [Yesus, Tuhan atas hari Sabat ( 21 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/yesus-tuhan-atas-hari-sabat-21-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1 Samuel 17:32-33.37.40-51; Markus 3 :1-6.“Kemudian kata-Nya kepada mereka,”Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuhnya ?” (Mrk. 3:4) Agama Yahudi memiliki tradisi yang berlaku di mana hari Sabat adalah hari umat berada di rumah ibadat untuk beribadah kepada Allah. Sebagai orang Yahudi Yesus pun beribadah pada hari Sabat (Mrk. 3:1). Bersama umat Ia mengekspresikan rasa syukur kepada Allah yang telah menciptakan alam semesta ini. Namun, tidak semua orang berpikiran sama. Sebagian orang memiliki maksud berbeda dengan kedatangannya ke rumah ibadat: bukan untuk beribadah kepada Allah. Mereka […] - [Sabat sebagai Anugerah Kehidupan, Bukan Beban Hukum ( 20 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/sabat-sebagai-anugerah-kehidupan-bukan-beban-hukum-20-januari-2026/): Renungan ini dari injil Mrk 2:23–28. “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat.” (Mrk 2:27) Injil Markus 2:23–28 mengisahkan peristiwa yang tampak sederhana, namun menyimpan kedalaman makna iman yang sangat besar. Yesus dan para murid-Nya berjalan melewati ladang gandum pada hari Sabat. Dalam perjalanan itu, murid-murid memetik bulir gandum untuk dimakan karena mereka lapar. Tindakan ini segera menuai kritik dari orang-orang Farisi yang menilai perbuatan tersebut sebagai pelanggaran hukum Sabat. Hari Sabat, bagi orang Yahudi, adalah hari yang dikuduskan secara istimewa sebagai tanda perjanjian antara Allah dan umat-Nya, hari untuk berhenti dari segala pekerjaan. Namun, melalui […] - [Mendengarkan Suara Tuhan ( 19 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/mendengarkan-suara-tuhan-19-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1Samuel 15:16-23; Markus 2:18-22.“Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sementara mempelai itu bersama mereka?” (Mrk 2:19). Saul, seorang dari suku Benyamin,  diurapi TUHAN menjadi raja Israel, menjadi wakil Tuhan, raja Israel yang sesungguhnya. Melalui Samuel, TUHAN Semesta Alam memerintahkan Saul untuk menumpas habis bangsa Amalek termasuk ternaknya, karena telah lama menyengsarakan umat-Nya (1Sam. 15:17-18; bdk. 1Sam. 5:1-3).  Saul berhasil melaksanakannya, tetapi ia melanggar hukum perang suci dengan membiarkan Agag, raja Amalek, tetap hidup, dan rakyat menjarah segala yang berharga dari bangsa Amalek (1Sam. 15:9). Ketika ditegur, Saul membela diri dengan mengatakan bahwa ia sudah berbuat sesuai […] - [Memberi Kesaksian bukan Mencari Ketenaran Diri ( 18 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/memberi-kesaksian-bukan-mencari-ketenaran-diri-18-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 49: 3, 5-6 ; Yohanes 1: 29 -34.“Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia” (Yoh. 1:29). Dua tokoh kunci dalam sejarah keselamatan ditampilkan kepada kita pada hari ini, yakni Hamba Tuhan dalam Yesaya 49:3-6 dan Yohanes Pembaptis dalam Yohanes 1:29-34. Keduanya menunjukkan tugas perutusan yang bersifat universal dan bukan berpusat pada diri sendiri semata. Dalam Yesaya 49, TUHAN berkata kepada hamba-Nya bahwa melalui dia, TUHAN akan menyatakan keagugan-Nya (Yes. 49:3). Hamba itu dipanggil untuk menjadi terang bagi bangsa-bangsa, agar keselamatan Allah sampai ke ujung bumi. Tugas hamba ini tidak hanya untuk dirinya sendiri […] - [HANYA ORANG SAKIT MEMERLUKAN TABIB ( 17 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/hanya-orang-sakit-memerlukan-tabib-17-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1 Samuel 9: 1-4.17-19; Markus 2:13-17.Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa” (Markus 2: 17). Pada saat orang menyadari betapa besar dosa yang dilakukannya, ia merasa bahwa Tuhan akan meninggalkannya, karena dosanya itu tidak terampuni. Hidupnya pun semakin terpuruk dan tidak jarang ia dikucilkan dari pergaulan. Penderitaannya semakin bertambah, karena dia malu untuk datang ke gereja, bertelut di hadirat  Tuhan. Allah sangat mengasihi manusia, karena manusia adalah ciptaan-Nya yang sempurna, yang segambar dengan Dia. Kehidupan manusia pun […] - [Punya Nabi, Raja atau Presiden? ( 16 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/punya-nabi-raja-atau-presiden-16-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1 Samuel 8:4-7.10-22a; Markus 2:1-12.”Tua-tua Israel berkata kepada Samuel, “Engkau sudah tua dan anak-anakmu tidak mengikuti jejakmu. Sebab itu, angkatlah bagi kami seorang raja untuk memrintah kami, sama seperti semua bangsa lain” (1Sam.8:5) Perikop pertama (1 Sam. 8:4-7.10-22a) membawa kita ke situasi pelik yang dihadapi oleh umat Israel zaman itu. Apakah tetap punya nabi seperti sudah turun-temurun di dalam budaya bangsa atau punya raja seperti bangsa-bangsa tetangga. Ini bagian peristiwa yang dikisahkan oleh tetua Israel di masa pembuangan di Babilonia, 80-100 km di Selatan Baghdad, Irak dewasa ini. Marilah kita memasuki peristiwa ketika dikisahkan, biasanya […] - [Mentahirkan Penderita Sakit Kulit yang Menajiskan  ( 15 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/mentahirkan-penderita-sakit-kulit-yang-menajiskan-15-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1 Samuel 4:1-11; Markus 1 :40-45“Ia mengulurkan tangan-Nya, menyentuh orang itu dan berkata kepadanya, “Aku mau, jadilah tahir” (Mrk. 1:41) Kesembuhan mendatangkan kegembiraan bagi orang sakit.  Beberapa waktu yang lalu ketika saya sedang menunggu antrian di rumah sakit, saya berjumpa dengan sahabat lama. Ia bercerita bahwa telinganya berdengung hebat, amat mengganggu, sehingga ia pergi berobat kepada seorang dokter. Dokter memeriksa telinganya, dan dengan cara hanya memutar kepalanya kekiri dan ke kanan secara berulang-ulang dengung itu berhenti. Dengung di telinganya hilang tanpa perlu obat-obatan atau terapi tertentu. Sahabat saya bercerita dengan sangat gembira atas kesembuhannya. Dalam […] - [Dari Mendengar Menjadi Dipercaya ( 14 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/dari-mendengar-menjadi-dipercaya-14-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1 Samuel 3:1-10, 19-20; Markus 1:29-39.“Berfirmanlah, sebab hamba-Mu ini mendengar” …  Samuel semakin besar. TUHAN menyertai dia dan tidak membiarkan satu pun dari firman yang disampaikannya gugur. Seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba mengetahui bahwa Samuel telah menjadi nabi TUHAN yang terpercaya. (1Sam. 3:10, 19-20) Tiga ayat tersebut (1Sam. 3:10, 19-20) seolah merangkum perjalanan rohani Samuel. Pada ayat ini, kita melihat sebuah pola rohani yang penting dan relevan bagi setiap orang percaya: mendengar Tuhan, melakukan firman-Nya, dan akhirnya dipercaya oleh Tuhan. Pola ini bukan hanya berlaku bagi nabi besar seperti Samuel, tetapi juga bagi setiap orang yang […] - [Diberkati untuk Menjadi Berkat ( 13 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/diberkati-untuk-menjadi-berkat-13-januari-2026/): Bacaan hari ini dari 1 Samuel 1:9-20; Markus 1:21b-28.“TUHAN Semesta Alam, jika Engkau sungguh memperhatikan sengsara hamba-Mu ini, mengingat dan tidak melupakan hamba, tetapi memberi hamba seorang anak laki-laki, maka hamba akan memberikan dia kepada TUHANN seumur hidupnya” (1Sam.1:11). Dalam kehidupan beriman, berkat bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari sebuah panggilan. Bacaan dari 1 Samuel 1:9–20 dan Markus 1:21b–28 menegaskan bahwa setiap orang yang mengalami kasih dan kuasa Allah dipanggil untuk menjadi saluran berkat bagi sesama. Berkat Tuhan selalu memiliki arah keluar, bukan berhenti pada diri sendiri. Kisah Hana dalam 1 Samuel 1:9–20 menggambarkan seseorang yang datang kepada Tuhan dengan […] - [Bertobat Bukan Supaya Tetapi Karena Selamat ( 12 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/bertobat-bukan-supaya-tetapi-karena-selamat-12-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1Samuel 1:1-8; Markus 1:14-20. “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” (1:15). Yohanes Pembaptis mengakhiri pelayanannya karena terjadi kekerasan terhadap dirinya: Ia ditangkap. Tepat pada saat ia mengakhirinya, Yesus justru memulainya. Namun, kelak Yesus pun mengakhirinya karena terjadi kekerasan atas diri-Nya. Begitulah nasib ironis pelayan Tuhan: mereka menyampaikan kabar gembira, Injil Allah, tetapi yang didapat justru kekerasan. Sebab, kabar gembira itu sebuah anugerah yang ditawarkan kepada manusia. Dia akan menjadi sesuatu yang benar-benar menggembirakan hanya ketika jawaban manusia terhadapnya positif. Bagaimanakah jawaban yang positif itu? Hal ini cukup jelas dari […] - [Yesus Teladan Kerendahan Hati Dan Penggenapan Firman Allah ( 11 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/yesus-teladan-kerendahan-hati-dan-penggenapan-firman-allah-11-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yesaya 42:1–7; Matius 3:13–17. Jawab Yesus kepadanya: Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.”(Matius 3:15) Yesaya 42:1–7 dan Matius 3:13–17 menghadirkan satu gambaran indah tentang Yesus sebagai Hamba Tuhan yang rendah hati, taat, dan diutus untuk membawa keadilan, damai, serta terang bagi dunia. Kedua bacaan ini saling melengkapi dan meneguhkan iman kita akan Yesus dan menunjukkan bagaimana seharusnya kita meneladani hidup-Nya. Dalam Matius 3:15, Yesus berkata kepada Yohanes Pembaptis, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Kata-kata ini menunjukkan kerendahan hati Yesus yang luar biasa. […] - [Bersukacita dalam Kerendahan Hati: Jalan Rohani Sang Sahabat Mempelai ( 10 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/bersukacita-dalam-kerendahan-hati-jalan-rohani-sang-sahabat-mempelai-10-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan Yoh 3:22–30. “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.” (Yoh 3:30) Perikop Yohanes 3:22–30 menempatkan kita pada sebuah fase penting dalam pelayanan Yesus dan Yohanes Pembaptis. Yesus mulai tampil semakin nyata di hadapan publik bersama para murid-Nya, dan orang-orang datang kepada-Nya. Pada saat yang sama, Yohanes Pembaptis masih menjalankan pelayanannya di Ainon, dekat Salim. Secara lahiriah, situasi ini tampak sebagai sebuah persaingan: dua tokoh rohani, dua tempat pembaptisan, dan banyak orang yang harus memilih ke mana mereka akan pergi. Namun Injil Yohanes tidak menyoroti persaingan itu sebagai konflik kekuasaan, melainkan sebagai kesempatan untuk […] - [Belas Kasih Bukan Popularitas ( 9 Januari 2026 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/belas-kasih-bukan-popularitas-9-januari-2026/): Renungan hari ini dari bacaan 1Yohanes 5:5-13; Lukas 5:12-16.  “Yesus mengulurkan tangan-Nya, menyentuh orang itu, dan berkata, “Aku mau, jadilah tahir.” Seketika itu juga penyakit kulit itu meninggalkan dia” (Luk. 5:13). Dalam tradisi orang Yahudi jika seseorang memiliki penyakit kulit yang menular atau menajiskan, ia tidak boleh berada dalam persekutuan umat Allah sampai dinyatakan tahir. Ia harus berteriak-teriak, “najis, najis!” agar tidak ada orang yang mendekat. Namun, apa yang dilakukan oleh si penderita penyakit kulit yang menajiskan dalam bacaan Injil hari ini ketika ia melihat Yesus? Berita tentang kuasa menyembuhkan Yesus sudah ia dengar, karena tersiar di kalangan orang Yahudi. Orang ini […] - [Semangat Natal yang Sejati ( 8 Januari 2025 )](https://lovingthetruth.net/daily-truth/semangat-natal-yang-sejati-8-januari-2025/): Renungan hari ini dari bacaan 1 Yohanes 4:19-5:4; Lukas 4:14-22a. “Inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: Iman kita” (1Yoh. 5:4). Kita masih memiliki empat hari lagi dalam Masa Natal sesuai Kalender Liturgi Gereja Katolik. Jika kita memiliki Roh Natal yang sejati, yaitu Roh Kudus sendiri, kita membawa Kabar Baik Yesus kepada orang miskin. Ini sesuai dengan Bacaan Injil Lukas hari ini: “Roh Tuhan ada pada-Ku, karena Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin. Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas” (Luk. 4:18). Itulah makna […] ## Pages - [Webinar Nama-Nama Allah dalam Al-Qur'an dan Alkitab](https://lovingthetruth.net/nama-nama-allah/): WEBINARNAMA-NAMA ALLAH DALAM AL-QUR’AN DAN ALKITAB Siapakah sebetulnya nama Allah? Bagaimana sebaiknya umat-Nya memanggil Dia? Mengapa dalam kekristenan ada yang mengatakan bahwa Ia harus dipanggil Yahweh, Elohim, sementara yang lain mengatakan TUHAN, Allah? Mengapa dalam Alkitab TB2 tertulis beragam istilah: TUHAN, Tuhan, Tuhan ALLAH, Allah, ilah, dll.  Apa perbedaan di antara sebutan-sebutan itu? Lalu apa bedanya dengan sebutan-sebutan lain seperti El-Roi (Allah melihat aku), El-Syaddai (Allah Mahakuasa), Al-Elyon (Allah Mahatinggi), El-Olam (Allah Kekal).  Islam memiliki 99 nama Allah dalam Al-Quran yang dikenal dengan istilah Asmaul Husna yang berarti nama-nama baik. Semua nama itu adalah cerminan keagungan, keindahan, kemuliaan, kemahaan dan […] - [Webinar Keselamatan karena Iman atau Perbuatan](https://lovingthetruth.net/webinar-keselamatan-hanya-dari-iman-atau-perbuatan/): WEBINARKESELAMATAN KARENA IMAN ATAU PERBUATAN Keselamatan karena iman dan perbuatan telah lama menjadi isu panas antara Gereja Protestan, terutama dalam tradisi Luther, dan Gereja Katolik. Gereja potestan menekankan sola fide (hanya oleh iman) sedangkan Katolik sangat menekankan pentingnya pebuatan seperti kasih, sakramen, dan ketaatan pada hukum Gereja. Apakah perbuatan manusia bisa “menambah” keselamatan yang dianugerahkan Allah? Apakah konsep pentingnya perbuatan menjadi ancaman bagi doktrin anugerah dan kedaulatan Allah? Apakah benar pandangan Gereja Protestan bertentangan dengan pandangan Gereja Katolik tentang keselamatan karena iman? Bagaimana sebenarnya doktrin keselamatan dalam kekristenan?. Bible Learning Loving the Truth bekerjasama dengan Prodi Pastoral STP-IPI Malang, Menjawab […] - [Webinar](https://lovingthetruth.net/webinar/): WEBINAR PENERJEMAHAN ALKITAB TB 2 Revisi Terjemahan Alkitab TB2 dituduh memakai naskah sumber yang salah sehingga mengandung banyak kesalahan terjemahan, bahkan menyesatkan umat Kristiani. Akibatnya, banyak umat Kristiani tidak mau memakainya. Apakah benar demikian? Apa yang dimaksud dengan naskah sumber Kitab Suci seperti MT, LXX, BHQ, Teks Byzantium, Textus Receptus, NA, Westcot-Hort, dan teks-teks sumber lainnya? Bible Learning Loving the Truth bekerjasama dengan Prodi Pastoral STP-IPI Malang mencoba menanggapi polemik itu dengan menyelenggarakan Seminar Internasional dengan tema: “Penerjemahan Alkitab TB2: Sumber dan Metode Penerjemahannya dengan pembicara : 1. Dr. Pdt. Cristian Gossweiler (Jerman): Anggota Tim Inti Penerjemah Alkitab TB2 LAI2. […] - [Berita & Acara](https://lovingthetruth.net/berita-acara/): Berita & Acara - [FAQ](https://lovingthetruth.net/faq/): FAQ Apa itu Loving The Truth? Kursus kitab suci yang diadakan secara online bagi seluruh umat beragama, terlebih kepada kristen maupun katolik. Kursus ini diselenggarakan sejak 9 Desember 2021 ketika Covid-19 melumpuhkan kegiatan umat beriman. Kursus ini dipandu oleh Dr. Paskalis Edwin, yang memiliki keahlian di penerjemahan Alkitab dan berpengalaman selama bertahun-tahun di pengajaran kitab suci. Apa saja program Loving The Truth? Kursus kitab suci, mulai dari kitab Kejadian sampai Wahyu. Retreat Spiritual healing, untuk memperdalam Pengenalan Diri dan Internalisasi kebenaran Firman Tuhan. Christmas charity, penyaluran donasi disaat acara natal Apa yang diajarkan dalam KKS Loving The Truth? Kami menyediakan […] - [Christmas Charity](https://lovingthetruth.net/christmas-charity/): Our Love Is Yours “Christmas Charity” adalah program tahunan penuh kasih yang didedikasikan untuk membawa sukacita Natal kepada mereka yang membutuhkan. Dalam semangat berbagi, kami mengunjungi panti asuhan, masyarakat berkekurangan ekonomi, dan panti jompo. Memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok, bingkisan Natal, serta sentuhan kasih yang menghangatkan hati. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan bahwa Natal adalah momen untuk saling berbagi, menghapus kesepian, dan memberikan harapan baru. Dengan dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, kami berupaya menghadirkan terang dan cinta Natal ke dalam kehidupan mereka yang sering dilupakan. our love is yours Ketika Kasih Natal Menyentuh yang Terpinggirkan Tergerak Untuk Ikut […] - [Spiritual Healing](https://lovingthetruth.net/spiritual-healing/): Cara Ampuh Mengenal Tuhan Melalui Diri Sendiri Spiritual Healing adalah salah satu program unggulan dari Loving The Truth, yang diselenggarakan satu tahun sekali. Program ini hadir sebagai ruang refleksi mendalam untuk membantu setiap peserta menemukan identitas diri mereka yang sejati melalui pengenalan akan Allah. ​ Acara Mendatang Click here Ingin Tau Info Lengkapnya? Hubungi Kami - [Kebijakan Privasi](https://lovingthetruth.net/kebijakan-privasi/): Kebijakan Privasi Loving The Truth, yang dapat diakses di lovingthetruth.net, salah satu prioritas utama kami adalah privasi pengunjung kami. Dokumen Kebijakan Privasi ini berisi jenis informasi yang dikumpulkan dan dicatat oleh Loving The Truth dan bagaimana kami menggunakannya. Jika Anda memiliki pertanyaan tambahan atau memerlukan informasi lebih lanjut tentang Kebijakan Privasi kami, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email di info@lovingthetruth.net. Kebijakan privasi ini hanya berlaku untuk aktivitas online kami dan berlaku untuk pengunjung situs web kami sehubungan dengan informasi yang mereka bagikan dan/atau kumpulkan di lovingthetruth.net. Kebijakan ini tidak berlaku untuk informasi yang dikumpulkan secara offline atau melalui saluran […] - [Syarat dan Ketentuan](https://lovingthetruth.net/syarat-ketentuan/): Syarat & Ketentuan Selamat datang di lovingthetruth.net Website ini bertujuan menyebarkan pengajaran Alkitab berdasarkan pemahaman teologis yang mendalam dari Dr. Paskalis Edwin I Nyoman Paska. Dengan mengakses dan menggunakan website ini, Anda dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui ketentuan berikut: Hak Cipta Kepemilikan Konten. Semua konten yang ada di website ini, termasuk tetapi tidak terbatas pada artikel, video, audio, gambar, dan materi pendidikan lainnya, merupakan karya asli yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan sepenuhnya dimiliki oleh lovingthetruth.net atau Dr. Paskalis Edwin selaku penulis/kontributor utama. Penggunaan diizinkan untuk: Membaca, menonton, dan mendengarkan materi untuk kepentingan pribadi atau […] - [Daily Truth](https://lovingthetruth.net/daily-truth/) - [HOME](https://lovingthetruth.net/): pengajaran iman terpadu bersama ahli kitab suci Bible LearningLoving The Truth Cek Kursus Terbaru Daily Truth Renungan Lainnya WEBINAR ONLINE NAMA NAMA ALLAH DI DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB Siapakah sebetulnya nama Allah? Bagaimana sebaiknya umat-Nya memanggil Dia? Mengapa dalam kekristenan ada yang mengatakan bahwa Ia harus dipanggil Yahweh, Elohim, sementara yang lain mengatakan TUHAN, Allah? Mengapa dalam Alkitab TB2 tertulis beragam istilah: TUHAN, Tuhan, Tuhan ALLAH, Allah, ilah, dll. Apa perbedaan di antara sebutan-sebutan itu? Lalu apa bedanya dengan sebutan-sebutan lain seperti El-Roi (Allah melihat aku), El-Syaddai (Allah Mahakuasa), Al-Elyon (Allah Mahatinggi), El-Olam (Allah Kekal). Islam memiliki 99 nama Allah […] - [Artikel](https://lovingthetruth.net/artikel/) - [Profile Company](https://lovingthetruth.net/profile-company/): Tentang Kami Visi Mewujudkan umat yang memahami kebenaran Firman Allah, mengenal Allah dan mengalami persekutuan dengan-Nya, serta memiliki iman yang inklusif dan berwawasan luas.​ Misi Mengadakan kursus Kitab Suci yang menerapkan metode penafsiran teks untuk menemukan dan menerapkan kebenaran Firman Allah dalam kehidupan sehari-hari. Melatih peserta merefleksikan iman dalam terang Firman Allah serta menjadi pribadi yang terbuka terhadap pemahaman iman orang lain. Membangun kerja sama terutama dalam karya-karya karitatif untuk pengabdian masyarakat sebagai wujud nyata penerapan kebenaran Firman Allah. Kursus Kitab Suci (KKS) diselenggarakan secara online bagi seluruh umat baik Kristen Protestan maupun Kristen Katolik. Kursus ini dirintis sejak 9 […] [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)