Kedegilan Menghalangi Pertumbuhan Rohani ( 4 Maret 2026 )

Renungan hari ini dari bacaan Yeremia 18:18-20; Matius 23:1-12.
“Marilah kita menyusun rencana melawan Yeremia, sebab pengajaran tidak akan habis dari iman, nasihat dari orang bijaksana, dan firman dari nabi” (Yer. 18:18).

Kedegilan adalah sikap hati yang keras, menolak nasihat, dan enggan mengakui kesalahan. Kedegilan tidak selalu tampak kasar di luar. Kadang kedegilan tersembunyi di balik aktivitas, jabatan, atau pengalaman. Namun, ketika hati sudah degil, teguran dianggap ancaman, dan koreksi dipandang sebagai serangan terhadap pribadi.

Dalam Kitab Yeremia 18:18–20, bangsa Yehuda menunjukkan kedegilan hati mereka. Nabi Yeremia telah menyampaikan firman Tuhan agar mereka bertobat dari jalan yang salah. Peringatan itu seharusnya menjadi kesempatan mengoreksi diri, untuk berubah. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Mereka berkata, “Marilah kita menyusun rencana melawan Yeremia.” (Yer. 18:18). Mereka merasa tidak membutuhkan teguran. Mereka merasa sudah memiliki imam, orang bijaksana dan nabi, seolah-olah keberadaan para pemimpin rohani itu sudah cukup untuk menjadi jaminan bahwa mereka baik-baik saja. Mereka mengandalkan struktur keagamaan, tetapi menolak suara kebenaran. Kedegilan membuat mereka lebih memilih membungkam nabi daripada membenahi diri.

Sikap serupa juga disampaikan Tuhan Yesus dalam Injil Matius 23:1–12.  Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi adalah orang-orang yang memahami hukum Taurat. Mereka duduk di kursi Musa dan mengajar banyak orang. Namun, mereka tidak melakukan apa yang mereka ajarkan. Mereka menaruh beban berat di atas bahu orang lain. Mereka merasa diri sudah benar. Apa yang mereka ajarkan hanya untuk orang lain. Kedegilan membuat mereka buta, menolak introspeksi diri sebelum menuntut orang lain.

Kedegilan sering kali berakar pada kesombongan. Ketika seseorang merasa dirinya sudah benar, ia menutup diri terhadap masukan. Ia tidak lagi mau belajar. Padahal, selama kita hidup, kita selalu berada dalam proses pertumbuhan. Tanpa kerendahan hati, pertumbuhan itu terhenti.

Kerendahan hati membuat seseorang lebih memilih mengoreksi diri terlebih dahulu daripada membela diri.

Kerendahan hati adalah lawan dari kedegilan. Orang yang rendah hati menyadari bahwa dirinya tidaklah sempurna. Ia bersedia dikoreksi, bahkan ketika teguran itu terasa menyakitkan. Ia melihat koreksi sebagai kasih Tuhan yang ingin membentuknya.

Firman Tuhan hari ini mengajak kita bercermin. Apakah kita mudah tersinggung ketika diingatkan? Apakah kita cepat membela diri ketika ditegur? Ataukah kita mau diam sejenak dan bertanya, “Tuhan, apa yang ingin Engkau ajarkan melalui hal ini?”

Tujuan Tuhan bukan mempermalukan, melainkan memulihkan. Koreksi adalah alat pembentukan. Jika kita memiliki kerendahan hati, kita akan bertumbuh menjadi pribadi yang semakin dewasa secara rohani. Hati yang lembut mudah dibentuk, tetapi hati yang degil akan retak ketika ditekan.

Kiranya kita dijauhkan dari kedegilan. Ijinkan Tuhan melembutkan hati kita sehingga kita mau diajar, mau ditegur, dan mau berubah. Dengan kerendahan hati untuk dikoreksi, kita akan hidup semakin berkenan kepada Tuhan dan menjadi kesaksian yang hidup bagi sesama. Amin

Penulis


Editor

29 Responses

  1. Have you ever considered writing an e-book or guest authoring on other sites? I have a blog based on the same topics you discuss and would really like to have you share some stories/information. I know my visitors would value your work. If you are even remotely interested, feel free to send me an email.

  2. My brother suggested I would possibly like this blog. He was totally right. This submit actually made my day. You can not consider simply how much time I had spent for this information! Thanks!

  3. Thanx for the effort, keep up the good work Great work, I am going to start a small Blog Engine course work using your site I hope you enjoy blogging with the popular BlogEngine.net.Thethoughts you express are really awesome. Hope you will right some more posts.

  4. I do love the way you have framed this particular concern plus it does supply me some fodder for thought. Nevertheless, through what precisely I have seen, I just wish when the reviews pile on that individuals remain on issue and not get started on a soap box regarding some other news of the day. All the same, thank you for this exceptional point and although I do not necessarily agree with this in totality, I regard your viewpoint.

  5. It’s a shame you don’t have a donate button! I’d definitely donate to this brilliant blog! I guess for now i’ll settle for bookmarking and adding your RSS feed to my Google account. I look forward to brand new updates and will share this site with my Facebook group. Talk soon!

  6. Thanks for every other informative website. Where else may just I am getting that type of information written in such a perfect means? I have a venture that I am simply now working on, and I’ve been at the look out for such info.

  7. What i do not understood is in reality how you are now not really a lot more neatly-appreciated than you may be now. You are very intelligent. You realize therefore considerably in terms of this topic, made me in my opinion believe it from numerous numerous angles. Its like men and women are not fascinated until it is one thing to accomplish with Girl gaga! Your individual stuffs great. At all times care for it up!

  8. Hey very cool website!! Man .. Beautiful .. Amazing .. I’ll bookmark your site and take the feeds also…I’m happy to find a lot of useful info here in the post, we need develop more strategies in this regard, thanks for sharing. . . . . .

  9. Hi there very nice web site!! Guy .. Beautiful .. Superb .. I’ll bookmark your website and take the feeds also…I am glad to find a lot of useful information here within the publish, we want develop more techniques in this regard, thanks for sharing.

  10. Hi there, I discovered your site by means of Google even as looking for a similar topic, your web site got here up, it seems to be good. I’ve bookmarked it in my google bookmarks.

  11. I like this post, enjoyed this one thanks for putting up. “To the dull mind all nature is leaden. To the illumined mind the whole world sparkles with light.” by Ralph Waldo Emerson.

  12. My coder is trying to persuade me to move to .net from PHP. I have always disliked the idea because of the expenses. But he’s tryiong none the less. I’ve been using WordPress on a variety of websites for about a year and am concerned about switching to another platform. I have heard fantastic things about blogengine.net. Is there a way I can transfer all my wordpress content into it? Any help would be really appreciated!

  13. This is very interesting, You’re a very skilled blogger. I have joined your feed and look forward to seeking more of your wonderful post. Also, I have shared your site in my social networks!

  14. When I initially commented I clicked the “Notify me when new comments are added” checkbox and now each time a comment is added I get four emails with the same comment. Is there any way you can remove me from that service? Thanks!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *